Sembilan Taekwondoin Solo Raya Huni Pelatda

0
82
JOGGING: Para atlet dari berbagai daerah, termasuk Solo Raya, melakukan jogging pada pelatda Jateng di Semarang, beberapa waktu lalu.
JOGGING: Para atlet dari berbagai daerah, termasuk Solo Raya, melakukan jogging pada pelatda Jateng di Semarang, beberapa waktu lalu. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Masuk Kerangka Tim Pra-PON Jateng

SOLO,suaramerdekasolo.com – Sembilan taekwondoin dari Solo Raya menghuni pemusatan latihan daerah (pelatda) Jateng 2019. Mereka digembleng secara tersentral bersama belasan atlet lain di kompleks Stadion Jatidiri Semarang.

‘’Seluruhnya terdapat 27 atlet yang masuk pelatda, termasuk atlet-atlet dari Solo Raya. Semua program Taekwondo Jateng memang dipusatkan di kompleks Jatidiri,’’ kata Kabid Pembinaan Prestasi Pengkot Taewondo Indonesia (TI) Jateng, Singgih Hendarto, Senin (19/8).

Dia mengungkapkan, kegiatan yang disentralkan tersebut antara lain pelatda baik yang bersumber anggaran KONI maupun mandiri, Pembinaan Sentralisasi Olahraga Jangka Panjang (PSOJP), serta Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP). Hal itu demi kelancaran pemantauan dan pelaksanaan kegiatan, sehingga bisa menelorkan atlet-atlet andal dan siap tarung.

Mereka biasanya terjaring dari berbagai ajang kejuaraan, misalnya para juara pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018, juara Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), serta para peraih medali emas pada kejurnas antar-PPLOP).

Mumpuni

Para taekwondoin dari wilayah eks Karesidenan Surakarta yang menghuni pelatda Jateng berasal dari Solo, Sukoharjo dan Boyolali. Atlet asal Solo adalah Valentino, Ozanando, Addekumara dan M Hafiz. Selanjutnya atlet Sukoharjo yakni Tanatya Westri, Fahad, Yossy Decky, serta Shaleha Fitriana. Seorang lagi atlet asal Boyolali, M Affizal.

‘’Anak-anak dari Solo dan sekitarnya tersebut rata-rata memiliki kemampuan mumpuni. Mereka punya kans untuk lolos ke skuad utama Pra-PON Jateng,’’ tutur Singgih.

Pria yang juga dosen Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta itu menambahkan, peningkatan fisik dan teknik, serta strategi permainan terus diberikan kepada seluruh awak tim. Meski demikian, ada dua atlet yang berlatih terpisah karena merupakan awak pemusatan latihan nasional (pelatnas) proyeksi SEA Games Filipina 2019.

‘’Dua atlet yang berada di pelatnas SEA Games adalah Shaleha Fitriana asal Sukoharjo dan Reynaldy Atmanegara dari Kota Semarang,’’ ungkap pria yang juga pelatih taekwondo Sragen tersebut.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here