DPD Partai Hanura Jateng : Pertemuan 13 DPC Di Solo Tak Berizin

0
65
partai-hanura3
PERNYATAAN PERS : Ketua DPD Hanura Jateng Bambang Raya Saputra (tengah) Sekretaris DPD Partai Hanura Jateng Adenk Sudarwanto (kanan), dan Wakil Sekretaris DPD Partai Hanura Jateng Budi Susilo (kiri) memberikan pernyataan pers kepada wartawan di Atria Resto Solo, Selasa (20/8). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

 

*Luruskan Pemberitaan di Media Masssa

SOLO,suaramerdekasolo.com– Soal pertemuan dan pernyataan sikap 13 DPC Partai Hanura di Solo, Senin (19/8) pagi mengangkat soal isu kondisi internal partai dan desakkan munaslub, disikapi tegas oleh DPD Partai Hanura Jawa Tengah (Jateng).

Dalam temu pers, di Atria Resto Solo, Selasa (20/8) yang dihadiri jajaran teras DPD Partai Hanura Jateng dan pengurus Hanura Jateng tingkat di Solo Raya.
Ketua DPD Hanura Jateng Bambang Raya menegaskan bahwa kegiatan sarasehan yang dihadiri 13 DPC Hanura se Jateng tidak berizin.

Bahkan 11 dari 13, peserta yang hadir saat itu langsung memberikan klarifikasi kepada DPD dan mengaku merasa dijebak saat menghadiri kegiatan tersebut.Bambang juga menyatakan, akibat adanya pertemuan tersebut memberikan dampak yang luar biasa.

“Pernyataan tersebut sudah memberikan dampak yang luar biasa. Dampaknya sampai ke nasional. Padah pertemuan itu tidak mendapatkan izin tertulis dari DPD Partai Hanura Jateng,” terang Bambang yang didampingi Sekretaris DPD Partai Hanura Jateng Adenk Sudarwanto, dan Wakil Sekretaris DPD Partai Hanura Jateng Budi Susilo

Dikatakan, sejatinya pertemuan tersebut para peserta diundang sebagai peserta sarasehan. Akan tetapi, ternyata saat menghadiri kegiatan tersebut ternyata isinya lain.

“Sehingga para peserta ini merasa dijebak, ditipu dan kecolongan. Setelah pertemuan itu teman-temang yang hadir merasa menyesal dan menghubungi saya,” katanya.

partai-hanura4

Sikap Tegas

Bambang mengaku dari 13 DPC sudah ada 10 yang sudah menghubungi DPD untuk memberikan klarifikasi, dan satu sudah hadir di Solo kemarin dan siap memberikan klarifikasi.
“Jadi masih ada dua DPC yang belum menghubungi DPD yakni Solo dan Magelang belum menghubungi kembali.”
Sekretaris DPD Partai Hanura Jateng Adenk Sudarwanto menambahkan, pertemuan di Solo kemarin bisa dikatakan tidak berizin malah menyalahi AD/ART partai. Oleh karena itu, DPD Jateng akan memberikan sikap tegas kepada DPC-DPC yang belum memberikan klarifikasi.

Seperti diketahui, sebanyak tiga belas dewan pimpinan cabang (DPC) Partai Hanura di Jateng mendesak kepada Dewan Pembina Partai Hanura agar mengevaluasi kepimpinan Oesman Sapta Odang (OSO).

Ketiga belas DPC ini juga mendesak agar Dewan Pembina Partai Hanura juga mengambil langkah-langkah strategi untuk menyelamatkan Partai Hanura agar tetap eksis dalam kancah perpolitikan nasional. (Budi Santoso)

Editor : Hartanto Gondes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here