Pakar Teknologi Serbuk Asal 5 Negara Hadiri Icepti 2019

0
124
pakar-teknologi-serbuk
SEMINAR INTERNASIONAL: Pakar Teknologi Serbuk dari lima negara mejadi pemateri dalam The 2nd International Conference and Exhibition on Powder Technology Indonesia (Icepti) 2019. Kegiatan tersebut digelar di Best Western Hotel. (suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindya)
 
SOLO,suaramerdekasolo.com – Perkembangan teknologi powder (serbuk)  telah merambah ke berbagai bidang disiplin ilmu. Untuk mengeksplorasi penelitian, pengembangan teknologi serta aplikasi teknologi serbuk, Prodi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerjasama dengan Universitas Padjajaran dan Asosiasi Masyarakat Teknologi Serbuk Indonesia (MTSI) menggelar The 2nd International Conference and Exhibition on Powder Technology Indonesia (Icepti) 2019.
 
Kegiatan tersebut digelar di Best Western Hotel menghadirkan 24 peneliti dan perekayasa serbuk dari 5 negara yakni Indonesia, Jepang, India, Thailand dan Taiwan. 
“Peran perguruan tinggi melalui sinergi pemanfaatan hasil risetnya dengan kebijakan pemerintah dan kebutuhan pengembangan industri sangat penting, ” kata Panitia Icepti 2019 Dr Danar Praseptiangga di sela-sela kegiatan. 
 
Prof Jagal Waseso dari Universitas Gadjah Mada mengemukakan,  teknologi serbuk sangat menunjang sektor pertanian. Salah satunya pemanfaatan teknologi serbuk untuk hasil pertanian yang selama ini dikenal mudah rusak,  pendistribusian sulit.  Dengan teknologi serbuk,  hasil pertanian bisa dialihfungsikan menjadi bentuk yang lebih mudah didistribusikan,  lebih awet dan memiliki nilai tambah secara ekonomis serta fungsional yang lebih beragam. 
 
“Pangan fungsional sedang menjadi trend riset. Dengan digelarnya Icepti 2019 ini kami berharap banyak riset yang bisa menunjang pengembangan pangan fungsional,” kata pakar teknologi pangan UGM itu.
 
Tak hanya di bidang pertanian, teknologi serbuk juga bermanfaat untuk sektor pertambangan. Beberapa mineral hasil pertambangan juga bisa diolah teknologi serbuk sehingga bisa diekspor dalam bentuk serbuk yang distribusinya lebih mudah. 
 
Pakar nanotechnology Prof Dr Eng I Made Joni menambahkan,  forum tersebut diharapkan juga dapat mempertemukan mitra potensial bagi berbagai perusahaan lokal dan dari Jepang yang bergerak di bidang manufacturing powder process.
 
Pada forum ini, selain lima akademisi dari universitas-universitas ternama di Jepang dan 10 perusahaan jepang yang tergabung pada Kanto-area (Tokyo & Tsukuba) Networking group, Society of Powder Technology Japan) yang akan memperkenalkan teknologi dan produk unggulan. (Evie Kusnindya)
 
Editor : Budi Sarmun 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here