Baznas Sragen Ingin Mustahiq Jadi Muzaki

0
baznas-sragen
SERAHKAN BANTUAN: Petugas Baznas Sragen menyerahkan bantuan kepada para lansia yang berhak menerima Bantuan Cinta Lansia (BCL). (suaramerdekasolo.com/dok)

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Berbagai upaya telah dilakukan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Sragen, dalam usahanya memberdayakan masyarakat dan menumbuhkan kemandirian kepada para warga miskin yang masuk dalam golongan mustahiq atau mereka yang berhak menerima zakat.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan perekonomian itu dilakukan agar mereka bisa terangkat taraf hidupnya dan berubah menjadi muzaki atau pembayar zakat.

“Banyak kegiatan dan program yang telah kami lakukan dan pada intinya agar meningkatkan taraf kehidupan masyarakat miskin dan bagaimana bisa mengubah mereka dari mustahiq menjadi muzaki,” kata Ketua Baznas Sragen Mahmudi.

Salah satu yang telah dilakukan adalah memberikan pelatihan berbagai jenis ketrampilan, modal dan alat kerja. Salah satu yang telah dilakukan adalah bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti dengan BPR BKK Karangmalang dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sragen.

Dimana Baznas Sragen memberikan bantuan modal kerja kepada para peserta pelatihan, yang besarannya Rp 3 juta. “Sebelumnya mereka dilatih berbagai ketrampilan di balai pendidikan dan latihan yang dilakukan Disnaker, “ katanya.

Selain memberikan modal, pihaknya juga memberikan bantuan pelatihan dan alat kerja. Misalnya pelatihan membuat roti atau gorengan, pihaknya memberikan juga alat-alat kerja yang dibutuhkan seperti penggorengan dan lain-lain.

Pelatihan 

Tidak hanya itu saja, mereka juga diberikan pendampingan usaha oleh Baznas Sragen. “Meski sudah dilatih, diberikan modal, kalau tidak didampingi kadang-kadang mereka hilang,” tandasnya.

Para peserta pelatihan itu para mustahiq yang termasuk fakir miskin. Sehingga harapannya, dengan mendapat berbagai pelatihan, modal dan alat kerja itu bisa dipergunakan sebagai usaha untuk mencari nafkah yang lebih baik dan meningkatkan pendapatan serta taraf kehidupan mereka.

Program ekonomi produktif lain yang lebih besar di tingkat desa adalah membuat seperti Kampung Berkah. Dimana di dalam suatu kampung atau dukuh, Baznas Sragen memberikan pelatihan, modal dan pendampingan, tetapi berbasis potensi jamaah masjid setempat.  (Basuni H)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan