Marak Berita Daging Anjing, Raperda Inisiatif Jaminan Produk Halal Diusulkan Dibahas

0
32
produk-halal
FOTO ILUSTRASI

SOLO,suaramerdekasolo.com – Salah satu gebrakan yang dibakal diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam kerja DPRD Kota Solo mendatang adalah meloloskan usulan rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif tentang jaminan produk halal menjadi perda. Misi ini diharapkan happy ending demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat melakukan jual beli makanan di Kota Bengawan.

Hal itu ditegaskan Ketua DPD PKS Kota Surakarta Abdul Ghofar Ismail saat ditemui wartawan kemarin. Ghofar mengatakan, usulan perda jaminan produk halal sudah melalui pembahasan di internal partainya sejak 1,5 tahun lalu dan sudah disampaikan ke pimpinan dewan untuk dibahas di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D).

“Harusnya kemarin sudah dikaji di BP2D apakah diterima atau tidak untuk dibahas. Tahun ini Insya Allah kita usulkan kembali,” katanya, Kamis (22/8).

Alasan payung hukum tersebut diusulkan atas dasar keprihatinan PKS terhadap banyaknya masukan dari masyarakat yang mulai ragu untuk menjajal kuliner di Kota Bengawan. Terlebih wisatawan dari luar kota yang kebetulan menginap di Solo. Pimpinan sementara DPRD Surakarta itu mencontohkan ada tamu anggota dewan dari Aceh yang khawatir dan menyangsikan makanan yang dijual di Solo.

Daging Anjing

Latar belakang lain adalah raperda ini diusulkan kala marak berita daging anjing dijual. Bahkan jumlahnya termasuk besar. Sehingga dari berbagai masukkan itu perlu aturan yang tegas untuk memberi batas mana yang halal dan mana yang tidak.
“Tamu-tamu kita baik pemerintahan maupun keluarga banyak khawatir. Ini sebenarnya untuk kepentingan kita semua,” terangnya.

Pimpinan sementara DPRD Surakarta Teguh Prakosa menyambut baik perda inisiatif yang muncul dari fraksi. Menurutnya, selama periode 2014-2019 legislatif lebih banyak membahas perda yang diusulkan oleh Pemkot. Sementara inisiatif dewan sendiri masih sangat minim.

“Lebih dari 70 persen itu raperda usulan dari eksekutif,” kata Teguh. (Budi Santoso)

Editor : Hartanto Gondes

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here