Pramuka Ajak Generasi Muda Kurangi Sampah Plastik

pramuka-peduli-bahaya-sampa
SAMPAH PLASTIK : Sejumlah siswa menari dengan kostum berbahan sampah plastik, saat Upacara HUT ke-58 Pramuka di halaman Kantor Bupati Karanganyar, Selasa (20/8). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Aksi mengurangi sampah plastik, ditularkan pada generasi muda di Karanganyar lewat Gerakan Pramuka. 
Anggota diajak untuk mengurangi pemakaian benda-benda berbahan plastik, terutama yang bersifat langsung buang dan menggantinya dengan benda lain yang ramah lingkungan. 

Bahkan beberapa waktu lalu, sejumlah anggota Pramuka juga diajak untuk melakukan aksi pungut sampah plastik di sejumlah lokasi di Bumi Intanpari, sebagai upaya mengajak masyarakat luas untuk peduli dengan sampah plastik. 

Saat digelar upacara HUT ke-58 Pramuka di halaman Kantor Bupati Karanganyar, Selasa (20/8) lalu, juga digelar atraksi tari antisampah plastik, di mana beberapa penarinya mengenakan kostum yang terbuat dari sampah plastik. 

Ketua Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Karanganyar Kurniadi Maulato mengatakan, sampah plastik menjadi salah satu masalah yang jadi perhatian Pramuka, karena dampaknya bisa merusak lingkungan jika tidak tertangani dengan baik. 

“Sampah plastik kan tidak bisa membusuk karena tidak terurai. Jika jumlahnya terus bertambah, tanpa tertangani, akan mengerikan bagi kehidupan mendatang,” katanya. 

Karena itu, lewat Pramuka, digencarkan pemahaman pada generasi muda untuk tidak terlalu banyak menggunakan kemasan-kemasan maupun wadah berbahan plastik, terutama yang hanya sekali pakai langsung buang. 

“Duta-duta Pramuka yang ada di Karanganyar, pembina maupun kader-kader Pramuka, semuanya membantu menyosialisasikannya. Dilakukan intensif, agar mengena,” tandasnya. 

Harapan besar dari gerakan tersebut, menurut Kurniadi, Indonesia tidak lagi menjadi negara kedua penghasil sampah plastik terbesar di dunia. 
“Selain itu, masyarakat juga bisa lebih bijaksana dalam pemakaian barang berbahan plastik. Tidak sekali pakai langsung buang, tapi pemakaian jangka panjang. Sehingga sampah plastik tidak terus bertambah,” imbuhnya. (Irfan Salafudin)

Editor : Budi Sarmun 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here