Putra Mahkota UEA Beri Hadiah Jokowi Masjid Megah, Rencana Dibangun Di Kota Solo

0
39
masjid-solo
FOTO ILUSTRASI/the jakarta post


DUBAI,suaramerdekasolo.com – Pangeran Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed al-Nahyan dari Uni Emirat Arab (UEA) memutuskan memberi hadiah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) masjid sebagai “tanda persaudaraan mereka”.

Anggota Staf Ahli KSP Urusan Politik, Hukum, Pertahanan, Keamanan dan HAM Munajat seperti dirilis dari The Jakarta Post, Kamis (22/9) mengatakan, masjid ini akan dibangun di kota kelahiran pemimpin Indonesia Jokowi yakni Kota Solo Jateng.

Munajat mengatakan kepada bahwa niat bin Zayed untuk memberi Jokowi hadiah semacam itu diajukan oleh putra mahkota sendiri selama kunjungannya ke Jakarta pada bulan Juli, di mana mereka membahas penguatan ikatan ekonomi bilateral antara kedua negara.

“Kedua pemimpin itu sangat dekat Putra Mahkota Mohammed bin Zayed al-Nahyan bahkan menyebut Presiden saudara saya. Masjid akan menjadi hadiah untuk menandai persahabatan mereka, persaudaraan mereka, ” kata Munajat.

Pangeran mahkota menginginkan masjid itu “megah”. Biaya untuk membangun dan merancang masjid akan ditanggung sepenuhnya oleh kerajaan.
Namun, pembangunan masjid belum dapat dimulai, karena tim saat ini sedang mencari lokasi yang cocok.

Munajat mengatakan kunjungan ke Solo/Surakarta sudah dilakukan beberapa kali untuk mencari lokasi yang tepat.

“Agak sulit untuk menemukan lokasi yang strategis dengan sejumlah besar lahan kosong di kota,” katanya.

Rencana Bin Zayed untuk membangun masjid di Kota Bengawan juga dikonfirmasi oleh Menteri Koordinator Kelautan Luhut Pandjaitan melalui pos di akun Facebook resminya pada 14 Agustus.

Dalam postinganya, Luhut menulis bahwa seminggu setelah pertemuan antara bin Zayed dan Jokowi, putra mahkota mengirim Menteri Energi UEA Suhail Al-Mazrouei dan sejumlah pakar ke Jakarta untuk menindaklanjuti diskusi antara kedua pemimpin.

“Satu hal yang ingin dikonfirmasi oleh [UEA] dengan Indonesia adalah lokasi masjid di Surakarta akan dibangun,” tulis Luhut dalam posting Facebook-nya.

Lokasi Potensial

Sementara itu, Mazrouei dan rombongannya telah mengunjungi kampung halaman Jokowi. Rombongan ini memeriksa beberapa lokasi potensial untuk masjid.

Pada 24 Juli, Jokowi menjadi tuan rumah pembicaraan bilateral di Istana Bogor di Jawa Barat dengan bin Zayed, yang menandai kunjungan pertama seorang pemimpin UEA dalam hampir tiga dekade, setelah kunjungan ayah bin Zayed dan presiden UEA Sheikh Zayed bin Sultan al- Nahyan pada tahun 1990.

Kedutaan UEA di Jakarta belum mengungkapkan informasi lebih lanjut tentang rencana pembangunan masjid.

“Kami akan memberikannya kepada Anda segera setelah kami mendapatkan semua perinciannya,” kata jubir kedutaan. (Budi Sarmun)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here