Pagi Ini Dikukuhkan, Butuh Dua Tahun untuk Wimboh Jadi Profesor di UNS

asuransi-jiwa-bumi-putera
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Prof Dr Wimboh Santosa. (suaramerdekasolo.com/Evie Kusindya)
SOLO,suaramerdekasolo.com-Senin (25/8) pagi ini Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  Wimboh Santoso SE MSc PhD meraih jabatan akademik guru besar tidak tetap di bidang Ilmu Manajemen Risiko pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS). Ini merupakan kali pertama pengangkatan guru besar tidak tetap.
 
Ketua Senat UNS Prof Dr Adi Sulistyono SH MH mengemukakan, sesuai regulasi, perguruan tinggi diberi kesempatan mengusulkan guru besar tidak tetap asal memiliki keahlian dan prestasi luar biasa. Wimboh memenuhi kedua persyaratan itu.
 
“Beliau memiliki keahlian dan prestasi luar biasa khususnya di bidang manajemen resiko,” jelasnya. 
 
Dikatakan,  UNS mengusulkan lebih dari satu nama, tapi yang diterima hanya satu. Prosesnya cukup lama, sekitar dua tahun sehingga harus melalui dua rektor. SK pengangkatan diterima Juni lalu oleh rektor Prof Jamal, tambah Prof Adi. Selanjutnya pengukuhan Prof Wimboh dilaksanakan, Senin (26/8). Ia akan berorasi  tentang Revolusi Digital: “New Paradigm” di Bidang Ekonomi dan Keuangan.
 
Prof Jamal Wiwoho mengatakan saat ini UNS sangat membutuhkan keahlian dari Prof Wimboh.  Selain pada tataran konsep teori ia sudah matang pada level praktis, sejak berkarir di World Bank hingga saat ini sebagai Ketua DK OJK. Sehingga ke depan, itu akan mewarnai riset dan publikasi UNS dan menjadikan UNS sebagai center of excellent di bidang Manajemen Resiko. 
 
“UNS akan sangat terbantu dengan keahlian Prof.Wimboh dalam menghadapi era industri 4.0 dimana telah terjadi disrupsi pada pengelolaan dan penyelenggaraan perguruan tinggi, utamanya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkap Rektor Prof Jamal Wiwoho.  (Evie Kusnindya) 
 
Editor : Budi Sarmun
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here