Kades Teter Bakal Diberhentikan Sementara

0
korupsi-kades-teter
BAP: Kasi Pidsus Kejari Boyolali, Setyawan Joko Nugroho menunjukkan BAP tersangka Kades Teter, Kecamatan Simo, Andy Yoeniawan. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

 

*Tersangkut Kasus Dugaan Korupsi

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com– Kades Teter, Kecamatan Simo, Andy Yoeniawan (36) bakal diberhentikan sementara dari jabatannya. Pemberhentian menunggu tembusan surat penetapan sebagai tersangka dari Kejaksaaan Negeri (Kejari) Boyolali.

“Secepatnya diproses setelah kami terima surat penetapan tersangka dari Kejari,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali, Purwanto, Selasa (27/8).

Dijelaskan, sesuai ketentuan maka kepala desa yang tersangkut masalah hukum akan diberhentikan sementara. Selanjutnya, pihaknya bakal menyampaikan kepada Bupati untuk menentukan pejabat (pj) kades.

“Usulan disampaikan melalui camat setempat.”

Penunjukan pj kades, lanjut dia, dimaksudkan agar roda organisasi Pemerintah Desa Teter, Kecamatan Simo tidak terganggu. “Makanya, secepatnya nanti akan ditunjuk pj kades di Desa Teter.”

Apakah Pemkab Boyolali bakal menyediakan pengacara bagi tersangka ? “Ya, nanti tergantung yang bersangkutan apakah mengajukan bantuan hukum atau tidak. Kalau ya, nanti bakal diproses lebih lanjut.”

Terkait antisipasi korupsi di desa- desa, pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi terus- menerus kepada pada kades di seluruh wilayah Boyolali. Para kades diingatkan agar menggunakan dana desa atau anggaran sesuai peruntukan.

“Jangan sampai anggaran desa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.”

Pihaknya juga rutin melakukan pelatihan bagi para kades dan perangkat desa untuk memanfaatkan anggaran serta sistem pelaporannya. Sehingga pemanfaatan anggaran benar- benar sesuai peruntukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kades Petahana

Senada, Camat Simo, Joko Prihanto mengaku belum menunjuk atau mengusulkan pj Kades Teter. “Belum ada penunjukan karena kami masih menunggu surat pemberitahuan dari Kejaksaan Negeri Boyolali.”

Dari catatan Suara Merdeka, tersangka Andy Yoeniawan (36) memenangi Pilkades serentak yang digelar tanggal 29 Juni lalu. Dia meraup dukungan 1.062 suara sekaligus mengalahkan lawannya, Giman Sumanto yang mendapatkan 984 suara dan Arif Budiono dengan 142 suara. Dia menjabat keduakalinya untuk masa jabatan 2019- 2025.

Seperti diberitakan, Kades Teter Kecamatan Simo, Andy Yoeniawan (36) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan desa. Penetapan tersangka dilakukan Kejari Boyolali setelah dilakukan pemeriksaan sejak pukul 09.00 hingga sore hari.

Adapun dana yang diduga dikorupsi senilai Rp 159 juta. Yaitu, dana hasil lelang tanah kas desa atau tanah eks bengkok serta pajak yang tidak disetorkan. Penyidik Kejari juga sudah mengantongi dua alat bukti. Yaitu, perhitungan keuangan negara dan keterangan para saksi. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

 

 

Tinggalkan Pesan