Nekat, Kawanan Pencuri Sikat Onthel Jaksa

0
PENCURI : Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi meminta keterangan dari tiga tersangka pencurian sepeda onthel di masjid dan disel di sawah, Selasa (27/8). (Suaramerdekasolo.com/Heru Susilo)

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Aksi tiga kawanan pencuri di Sukoharjo ini benar-benar nekat. Mereka berani mencuri sepeda angin milik salah seorang jaksa saat ditinggal salat di masjid.
Atas perbuatan tersebut, tiga kawanan pencuri yang ternyata merupakan residivis itu harus meringkuk di sel Mapolsek Sukoharjo Kota. Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi saat menggelar konferensi pers di Mapolsek mengatakan, tiga tersangka tersebut adalah, Irkham (23), Agus Efendi (20) dan Krisnanto (24).
“Jadi selama 17-20 Agustus ini, mereka ini telah mencuri 10 unit sepeda angin yang semuanya di masjid. Jadi saat pemiliknya sedang beribadah, mereka beraksi. Salah satu sepeda yang diambil milik salah seorang jaksa di Kejari Sukoharjo,” jelas Kapolres.
Para pencuri ini, kata Kapolres memang sudah paham mengenai sepeda. Karena itu sepeda yang dicuri adalah sepeda yang kualitasnya bagus dan dijual nilainya tinggi. Mereka biasa menjual pada penadah yang ada di Boyolali dan saat ini masih diburu. “Satu sepeda itu mereka bisa ngantongi uang Rp 2 juta,” imbuh Kapolres.
Selain mencuri sepeda di masjid, para pelaku ini juga melakukan pencurian disel milik petani yang ada di sawah. Mereka selalu beraksi malam hari dan menjelang pagi. Para pelaku menggunakan mobil lalu melakukan pengamatan dan saat pemilik disel lengah, mereka angkut ke dalam mobil. Tercatat, sudah ada 15 disel yang mereka curi dari sawah dan semuanya dijual ke penadah yang ada di Boyolali.  “Untuk disel harganya tergantung kondisi. Rata-rata nilainya Rp 600 ribu.”
Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan dan memburu penadah yang kabur tersebut. Terkait dengan pengungkapan kasus tersebut, Kapolres mengatakan bermula dari laporan masyarakat yang menjadi korban.
Saat itu, korban melihat para pelaku menggunakan mobil dan mencatat plat nomornya. Dari penelusuran yang dilakukan petugas, data kendaran tersebut ada di Solo. Ternyata setelah ditelusuri ternyata mobil rental. “Dari sana kami lacak siapa yang ngrental dan saat dikembalikan para tersangka kami amankan,” jelas Kapolres. (heru susilo)

Tinggalkan Pesan