Tak Canggung Bicara Di Forum

0
206
jamal-sitompul1
FOTO DIRI : Jamal Sitompul. korlap keamanan dan pembinaan pegawai Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta. (suaramerdekasolo.com/dok)

*Utamakan Kedisplinan Dan Tanggung Jawab

KEDISIPLINAN dan tanggung jawab selalu di kedepankan dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan. Hal itulah yang acap kali dipakai Jamaludin Sitompul dalam menjalankan tugas sehari-hari di Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta.

Diserahi tanggung jawab sebagai koordinator lapangan (korlap) keamanan dan pembinaan pegawai, pria yang dibesarkan di lingkungan TNI ini saban hari berhadap-hadapan dengan sekitar 200-an anak buah dan tentunya seluruh penghuni terminal terbesar di Tanah Air itu.

Sikap berdisiplin dan menyelesaikan tugas sebaik-baiknya yang diajarkan sang ayah di rumah lalu diejawantahkan ke benak anak buahnya. Alhasil selama menjalankan tugas berhadap-hadapan langsung dengan masyarakat pengguna terminal, anak buahnya mulai dari pelayanan kebersihan, penjaga toilet, sampai dengan petugas lapangan selalu memberikan pelayanan prima dan profesionl.

“Anda sekalian bisa cek langsung ke terminal ini untuk membuktikan pelayanan diterminal,” ucapnya bangga.

Karakter disiplin, tegas inilah yang sering kali membawa Jamal, sapaanya diminta pimpinannya mewakili koordinator terminal ke forum-forum besar di Ibu Kota atau kota lainnya untuk menyampaikan paparan atau presentasi tentang kondisi terkini terminal.

Pria kelahiran Sragen, 16 Oktober 1967 ini berkisah pernah dikirim untuk mewakili Terminal Tipe A Tirtonadi di sebuah forum yang dihadiri para Dirjen di lingkungan Kementrian Perhubungan dan Kesehatan RI.

Percaya Diri

Pada waktu itu, pejabat dari Dirjen di Kementerian Kesehatan membuat sebuah kuis. Langsung saja, dia acungkan tangan pertanda siap menjawab kuis-kuis tersebut.
Tentu saja, sikap “pede” (percaya diri) Jamal ini mengagetkan dan mendapatkan aplus hadirin.

“Ini belum ada pertanyaan kuis, sudah siap jawab ?” tanya pejabat itu tiru Jamal.

Jamal pun menjawab, siap memberikan jawaban apapun tentang terminal, katanya. Karena dia membatin sudah paham betul luar dalam kondisi terminal.

“Akhirnya saya mendapatkan hadiah karena berani dan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan. Padahal waktu itu banyak pejabat tinggi, sedangkan saya hanya korlap,” ujar suami Sri Anjani, dan ayahanda Zaenal A Sitompul
ini terkekeh.

Warga Ngringo Indah Jalan Gatotkoco, Palur, Karanganyar mengatakan, sejak berdinas di Dishub Surakarta dan pindah ke terminal Solo selalu mengedepankan tanggung jawab pada pekerjaan. Di luar kedinasan Jamal juga aktif di organisasi Ikatan Resimen Mahadiswa Indonesia. Dan dia sampai saat ini juga masih dipercaya untuk membina menwa yang aktif di almamaternya, Unisri Solo. (Budi Santoso)

Editor : Nindya Achmadi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here