Tim Gegana Musnahkan Dua Granat di Baturetno

0
penemuan-granat-wonogiri
MENGAMANKAN GRANAT : Tim Jibom Gegana Polresta Surakarta mengamankan granat yang ditemukan di Mapolsek Baturetno, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Kamis (29/8). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)
WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Tim Jibom Gegana Polresta Surakarta memusnahkan dua buah granat nanas yang ditemukan di Mapolsek Baturetno, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Kamis (29/8). Granat tersebut diduga peninggalan perang kemerdekaan dan baru ditemukan oleh anggota Polsek Baturetno saat bersih-bersih Mapolsek, 8 Maret lalu.
 
Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Baturetno AKP Suwono dan Pejabat Sementara Kasubbag Humas Iptu Suwondo mengungkapkan, personel Polsek Baturetno awalnya menemukan granat tersebut di dalam lemari senjata, sekitar pukul 11.00. “Anggota sedang kurve (bersih-bersih). Mau angkat lemari senjata, ada suara “glodak… glodak”. Ternyata di dalamnya ada dua granat nanas,” kata Suwono.
 
Kedua granat tersebut kemudian diamankan sementara di dalam wadah bambu yang diisi dengan pasir. Selanjutnya disimpan di ruang tahanan Polsek Baturetno. “Setelah itu saya lapor ke pimpinan. Kemudian didatangkan tim Jibom Gegana Polresta Surakarta,” imbuhnya.
 
Ditemukan Di Jurang
 
Serah terima dua buah granat nanas itu dilakukan oleh Polsek Baturetno kepada tim Jibom Gegana Polresta Surakarta yang dipimpin Iptu Marutojono beserta empat anggotanya. Tim Jibom mengambil kedua granat nanas di ruang tahanan Polsek Baturetno.
 
Mereka lalu membungkusnya dengan terpal antiledak dan dimasukkan ke dalam kendaraan Brimob. Kedua granat yang masih aktif tersebut dibawa ke area genangan Waduk Gajahmungkur, Dusun Putuk RT3 RW4 Desa Glesungrejo, Kecamatan Baturetno. 
 
Granat langsung dibawa ke area genangan Waduk Gajahmungkur yang kebetulan sedang mengering. “Di sana ada jurang (bekas sungai yang mengering). Di tempat itu granatnya dimusnahkan dengan alat khusus milik tim Jibom. Tidak ada warga yang menonton karena lokasinya sepi,” katanya.
 
Berdasar informasi yang dihimpun dari mantan anggota Polsek Baturetno, kedua granat itu pernah diketahui ada sekitar tahun 1984. “Menurut cerita anggota lama yang sudah pensiun, itu ada sekitar tahun 1984,” ujarnya.
 
Namun, tidak diketahui siapa pemilik granat tersebut. Tim Jibom menduga, granat nanas pernah digunakan di masa perang kemerdekaan Republik Indonesia. (Khalid Yogi)
 
Editor : Budi Sarmun
 

Tinggalkan Pesan