UTP Surakarta Kucurkan Dana Riset Sendiri

0
riset-dan-inyernal-utp
Rektor UTP Prof Dr Tresna Priyana Soemardi saat memberikan keterangan ada wartawan soal dana riset internal. (suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindya)

SOLO,suaramerdekasolo.com -Untuk memacu budaya riset di kalangan mahasiswa,  Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta menggelontorkan dana riset internal untuk tim penelitian  mahasiswa yang besarnya Rp 220 juta pertahun.

Rektor UTP Prof Dr Tresna Priyana Soemardi mengemukakan hal itu berkaitan dengan upaya mewujudkan cita cita UTP menjadi research and enterpreneurial university. 

“Kami menyadari jika riset harus dibudayakan sejak menjadi mahasiswa,  sementara di sisi lain dana riset dari Kemenristekdikti tentu saja sangat terbatas. Karena itu kami mendorong mahasiswa dengan bimbingan dari doaen dosen muda untuk melakukan riset dengan dana internal,” papar Rektor kepada wartawan,  Kamis (29/8). 

Dikemukakan,  dana riset internal dilokasikan untuk dua tim di setiap prodi di tiap semester. Setiap tim yang terpilih risetnya akan didanai sebesar Rp 5 juta. 

Dengan jumlah prodi sebanyak 11 dan setiap semester dipilih dua proposal riset mahasiswa,  maka Universitas tersebut menggelontorkam dana sebesar Rp 220 juta/tahun. 

Ditambahkan Wakil Rektor bidangAkademik dan Kemahasiswaan Dr Sapto Priyadi dana riset internal tersebut selalu terserap oleh mahasiswa bahkan cenderung kurang. Persaingan untuk menggaet dana riset tersebut dinilai cukup ketat karena jumlah kelompok mahasiswa yang berlomba untuk membuat riset yang layak untuk didanai cukup besar.  

Lolos Pimnas

Dengan adanya upaya stimulan tersebut,  Rektor menilai hasilnya sudah mulai terasa.  Hal itu salah satunya dengan lolosnya tiga tim program kreativitas mahasiswa (PKM)  UTP ke Pekan ilmiah Nasional (Pimnas)  ke 32 yang dipusatkan di Bali. Jumlah tersebut menurutnya sangat diapresiasi karena tahun sebelumnya UTP tak berhasil mengirimkan mahasiswanya ke ajang bergengsi tersebut.

$Tiga tim PKM UTP yang berhasil maju ke Pimnas itu menurut kami adalah jumlah yang cukup besar terutama untuk memperbaiki rangking UTP secara nasional, ” paparnya.Meski demikian pihaknya tetap menarget tahun depan jumlah tim PKM yang lolos Pimnas harus meningkat dibanding tahun ini.

Pada bagian lain,  Rektor mengemukakan jika pada Sabtu (31/8) UTP akan mewisuda 282 lulusan  jenjang sarjana.  Jumlah tersebut terdiri atas 47 lulusan dari Fakultas Teknik, 33 lulusan dari Fakultas Pertanian,  40 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta 162 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Dikemukakan Rektor,  jumlah mahasiswa baru maupun lulisan yang dihasilkan UTP jumlahnya tidak terpaut jauh. Dikatakan,  setiap tahun UTP meluluskan sekitar 600 lulusan  dan menerima sekitar 700 mahasiswa baru. “Ini neraca seimbang. Bagi PT kondisi ini adalah yng sehat dam ideal, ” paparnya. (Evie Kusnindya)

Editor : Budi Santoso

Tinggalkan Pesan