Bus PO Mira Hantam Empat Rumah, Oleng di Jl Yogya-Solo

bus-mira-tabrak-rumah1
HANTAM RUMAH : Bus PO Mira nopol S 7266 US menghantam empat rumah di Jl Yogya-Solo, Cungkrungan, Karanganom, Klaten Utara, Sabtu (31/8). (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Bus PO Mira nomor polisi S 7266 US menghantam empat tumah di Jl Yogya-Solo, Cungkrungan, Karanganom, Klaten Utara, Klaten, Sabtu (31/8) pagi. Empat orang luka dalam kejadian itu.

Kejadian bermula saat bus yang dikemudikan Janur Widodo (38) warga Kadipaten, Babadan, Ponorogo, Jawa Timur itu melaju dari Solo menuju Yogyakarta. Usai melintas simpang empat RS Islam pukul 04.30, bus dengan penumpang sekitar 20 orang itu mulai oleng.

” Mungkin sopirnya mengantuk,” kata Fredi Setiawan, salah seorang penumpang, Sabtu (31/8).

Bus terus melaju melintasi Pasar Plembon dengan jalan sedikit menanjak. Bus menurut saksi terus oleng membanting ke kiri melompati trotoar menghantam rumah warga di tepi jalan.

Empat rumah, pohon dan trotoar dihantam sehingga bus keluar jalan besar. Bus tidak terguling tetapi bagian kemudian ringsek.

Menurut Fredi, akibat kecelakaan itu sopir hanya luka ringan tetapi kondektur terjepit luka parah di bagian tangan. Fredi mengatakan sejak dari Solo, bus sudah sering oleng kemungkinan karena sopir mengantuk.

Dirinya naik dari Sragen dan hendak ke Yogyakarta. Sesampai di lokasi kejadian bus berjalan ke tepi melompat trotoar dan menghantam rumah warga. Dia mengaku hanya luka ringan di tangan tetapi dua penumpang lain, seorang ibu dan bayi luka serius dan dibawa ke rumah sakit.

Penumpang lain dioper ke bus lain meneruskan perjalanan. Dedi (20) warga Dusun Cungkrungan mengatakan empat rumah yang dihantam bus milik Hariyadi, Anton, Adel dan Wardi. Penghuni rumah belum diketahui nasibnya, terutama rumah Wardi yang paling parah.

” Suaranya keras saat menghantam deretan rumah,” ungkapnya. Akibat kejadian itu, lalu lintas tersendat sebab polisi mengerahkan mobil derek untuk evakuasi.

Dedi mengatakan diduga bus kecepatan cukup tinggi sebab bisa melimpat trotoar. Rumah yang ditabrak pun rusak parah sebagian dan empat bangunan baru berhenti. (Achmad H)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here