Dari Solo Untuk Indonesia, Deklarasi Merajut Kebhinnekaan Memperkokoh NKRI

0
47
Dari Solo Untuk Indonesia, Deklarasi Merajut Kebhinekaan Memperkokoh NKRI SOLO,suaramerdekasolo.com - Perwakilan sekitar 13 suku-suku yang tergabung dalam Aliansi Masyatakat Nusantara (AMN) bersama Wali Kota, Komandan Kodim 073, dan Kapolresta Surakarta mendeklarasikan tekad memperkokoh NKRI dan merajut kebhinekaan di Atria Restoran Solo, Jumat (30/8) malam WIB. AMN bersama Muspida ini sepakat Solo tetap adem ayem dan senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan, dan tidak akan terprovokasi upaya-upaya memecahbelah dan kekacauan Tekad menjaga kondusivitas Kota Bengawan ini disampaikan dalam empat poin besar masing-masing pihak dalam wadah NKRI, menghargai perbedaan SARA, menolak segala bentuk upaya yang menimbulkan perpecahan dan menjaga persatuan dan kesatuan. Dan direalisasikan penandatanganan deklarasi bersama. Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan Kota Solo sejak dulu adem ayem. Setiap warga negara Indonesia tidak memandang suku, agama, dan rasa bersama-sama menjaga kerukunan.
PENANDATANGANAN DEKLARASI : Perwakilan suku-suku membubuhkan tandatangan di atas mmt yang berisi tentang deklarasi merajut kebhinnekaan di Atria Restoran Solo, Jumat (30/8). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

 

SOLO,suaramerdekasolo.com – Perwakilan sekitar 13 suku-suku yang tergabung dalam Aliansi Masyatakat Nusantara (AMN) bersama Wali Kota, Komandan Kodim 0735, dan Kapolresta Surakarta mendeklarasikan tekad memperkokoh NKRI dan merajut kebhinnekaan di Atria Restoran Solo, Jumat (30/8) malam WIB.

AMN bersama Muspida ini sepakat Solo tetap adem ayem dan senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan, dan tidak akan terprovokasi upaya-upaya memecahbelah dan kekacauan.simak

Tekad menjaga kondusivitas Kota Bengawan ini disampaikan dalam empat poin besar masing-masing pihak dalam wadah NKRI, menghargai perbedaan SARA, menolak segala bentuk upaya yang menimbulkan perpecahan dan menjaga persatuan dan kesatuan. Dan direalisasikan penandatanganan deklarasi bersama.

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan Kota Solo sejak dulu adem ayem. Setiap warga negara Indonesia tidak memandang suku, agama, dan rasa bersama-sama menjaga kerukunan.

“Solo ini sebagai rumah berbagai suku-suku. Saya minta, jangan berhenti pada deklarasi ini saja, bisa dilanjutkankan ke kegiatanya yang lebih luas dan santai. Sebab,
Solo untuk indonesia, Solo untuk nusantara, Solo untuk NKRI,” tegas FX Hadi Rudyatmo.

Dari Solo Untuk Indonesia

deklarasi-kebinnekaan-solo2

D Listianto, pelaksana kegiatan mengatakan, deklarasi ini digelar untuk menunjukkan bahwa Solo, ada beberapa suku dari seluruh Indonesia. Di Solo damai tenang, tidak ada gejolak.

“Kita duduk sama, makan minum sama. Satu bahasa Indonesia,” tegasnya.

Perwakilan suku, M Siburian dari Persatuan Masyarakat Batak Surakarta mengatakan ada 500 orang Batak di Solo Raya.
“Kami mengharapkan tetap membaur di kampung dan berkumpul, dan tidak berkelompok, karena warga asli Solo menerima.”

Rico, dari perwakilam Papua menegaskan. “
Kami cinta damai, kami cinta damai. Kami tidak ingin berpisah dengan NKRI.” (Budi Santoso)

Editor : Hartanto Gondes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here