Parade Trail Adventure Merdeka, Sensasi Terabas Boyolali

Parade-Trail-Adventure-Merdeka-Terabas-Boyolali
BERAKSI: Para peserta beraksi menggeber motornya dalam Parade Trail Adventure Merdeka Terabas Boyolali. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Masih dalam rangka memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, TNI/Polri menggelar agenda yang cukup menantang di Boyolali. Agenda yang dikemas dengan tajuk Parade Trail Adventure Merdeka ini mengajak para peserta menikmati alam dengan cara yang berbeda.

Agenda digelar selama dua hari, Sabtu (31/8) dan Minggu (1/9)  dengan mengambil start di Alun Alun Lor Boyolali.  Selanjutnya, para peserta diajak mengunjungi beberapa daerah di Kabupaten Boyolali dengan melewati medan ekstrem yang sering disebut dengan terabas.

Peserta melewati sejumlah desa. Yaitu, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo; Desa Krasak, Kecamatan Teras; Desa Gunung, Kecamatan Simo; Desa Ngaglik serta kawasan Desa Nglembu di wilayah Kecamatan Simo.

Diikuti ratusan peserta, Wabup Boyolali, M Said Hidayat mengapresiasi kegiatan tersebut demi mewujudkan semangat kebersamaan antara TNI/Polri, Pemkab Boyolali bersama masyarakat dan seluruh elemen.

Wabup Said mengajak masyarakat untuk tetap melakukan olahraga apapun itu bentuknya. “Dengan semangat kebersamaan yang kita hadirkan, kita semua akan segera turun menyusuri lintasan yang ada di Kabupaten Boyolali,” ujar Wabup.

Sementara itu, Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa dalam sambutannya mengungkapkan, melalui kegiatan terabas seperti inilah, wujud persatuan dan kesatuan bangsa yang harus tetap terjaga.

“Wujud sinergitas semua elemen dari TNI/Polri, Pemkab dan seluruhnya dengan tujuan untuk meningkatkan persaudaraan persatuan diantara kita,” ujar Kasdam.

Tepat pukul 08.30, rombongan pertama diberangkatkan untuk menempuh jarak 90 kilometer melewati rute yang telah ditentukan panitia. Peserta akan melewati tiga pos pada titik tertentu. Hari pertama kegiatan, panitia menyiapkan kelas private.

Dimana peserta yang ikut hanya berjumlah 200-300 orang saja. Sementara pada Minggu akan diikuti oleh lebih banyak peserta sekitar 3.000 peserta dengan mengambil rute yang jauh lebih menantang dan berjarak lebih dari 90 kilometer. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here