Polres Sukoharjo Jamin Keamanan Warga Papua

0
papua
SWA FOTO : Kapolres dan Dandim Sukoharjo swa foto dengan perwakilan mahasiswa dan pelajar Papua di sela-sela acara Coffe Morning di Mapolres, Selasa (3/9). (Suaramerdekasolo.com)

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Dalam rangka menjalin silaturahmi dengan warga Papua khususnya mahasiswa yang ada di Wilayah Sukoharjo, Polres bersama Kodim Sukoharjo menggelar acara “Coffee Morning”, Selasa (3/9).
Acara tersebut bersama para pewakilan mahasiswa itu juga dalam rangka meredam isu soal Papua pascakerusuhan. Diharapkan mahasiswa Papua yang ada di Sukoharjo tidak resah karena Polres dan Kodim menjamin keamanan selama menempuh pendidikan di wilayah Sukoharjo.
“Kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga Papua yang tengah mengeyam pendidikan di Sukoharjo,” terang Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi.
Dikatakan, dengan acara tersebut diharapkan mampu mempererat kesatuan dan persatuan dalam rangka menjaga NKRI. Karena itu ke depan, acara serupa akan terus digelar dengan kemasan yang berbeda seperti olahraga bersama. Terkait dengan isu yang sedang berkembang di Papua, Kapolres meminta agar mahasiswa tetap fokus dalam belajar dan tidak terpengaruh. Terlebih Polres dan Kodim akan menjamin keamanan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menawarkan bantuan untuk mahasiswa Papua untuk belajar naik motor bagi yang belum bisa hingga pembuatan SIM. Polres siap memfasilitasi dan membantu pembuatan SIM.

Dandim 0726, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa mengapresiasi acara yang digagas Polres tersebut. Menurutnya, kegiatan itu merupakan kegiatan yang positif dalam rangka menjalin komunikasi dengan warga Papua yang ada di Sukoharjo. Dandim berharap, kegiatan tersebut disambung terus dan tidak hanya dalam event-event tertentu saja.
Di satu sisi, Dandim berpesan agar mewaspadai beredarnya hoax terkait isu Papua. Sebab berita hoax yang disampaikan berulang-ulang sangat berbahaya. “Sebagai generasi muda harus bijak saat menggunakan media sosial. Informasi yang diterima diminta untuk disaring terlebih dahulu sebelum disharing. Jangan sampai informasi yang menyesatkan justru membuat salah langkah dalam berbuat,” imbau Dandim.
Perwakilan mahasiswa Papua, Yonas Nixson menyampaikan, dirinya bersama empat lain yang hadir dalam acara tengah menempuh pendidikan di Akademi Pelayaran Nasional (APN) Surakarta. Kelimanya berasal dari dari Kabupaten Sarmi, Papua.
Yonas menyampaikan ucapan terimakasih pada Polres dan Kodim yang memberikan keamanan sehingga bisa menempuh pendidikan dengan aman. “Situasi yang terjadi di Papua, kami tahu ada oknum-oknum tertentu yang bermain. Kami satu tujuan untuk menimba ilmu hingga kembali ke Papua untuk bisa membangun Papua lebih maju dan sejahtera. NKRI harga mati!,” ujarnya. (heru Susilo)

EDITOR ; Budi S

Tinggalkan Pesan