Wali Kota : Kota Solo Aman !

0
Foto bersama: Wali Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo, Kapolresta AKBP Andy Rifai, Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Ali Ikhwan dan sejumlah warga Papua berfoto bersama di depan Plaza Manahan Solo, Selasa (3/9). (Suaramerdekasolo.com/Ari Purnomo)
SOLO,suaramerdekasolo.com – Jajaran pimpinan daerah di Kota Solo melakukan cara unik untuk menunjukkan bahwa Kota Solo aman, nyaman bagi siapapun yang tinggal. Khususnya bagi warga Papua. 
Wali Kota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo bersama dengan Kapolresta AKBP Andy Rifai, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Ali Ikhwan foto bersama dengan sejumlah warga Papua di depan Plaza Manahan, Solo, Selasa (3/9). Aksi berfoto bersama ini salah satunya adalah untuk membuktikan bahwa Solo selalu memberikan kenyamanan bagi siapapun yang tinggal di Solo. 
“Ini menggambarkan bahwa Kota Solo siap memberikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warga Indonesia yang tinggal di Kota Solo, terutama warga Papua. Kami memberikan jaminan keamanan kepada mereka yang tinggal disini, bahkan kami juga memberikan jaminan kesehatan,” kata Rudy usai berfoto bersama. 
Disinggung mengenai adanya vandalisme provokatif yang sempat muncul beberapa waktu lalu, Rudy memastikan bahwa hal itu sudah ditangani. Dan saat ini tidak ada lagi yang mencoba memprovokasi di Kota Solo. Pihaknya juga akan mengambil tindakan tegas jika memang ada yang berniat untuk mengacaukan situasi di Kota Solo. 
“Sudah, sekarang situasinya sudah kondusif. Begitu muncul itu (vandalisme) provokatif langsung kami lakukan tindakan. Dan sekarang sudah tidak ada lagi,” ungkapnya. 
Salah satu warga Papua yang tinggal di Kota Solo, Rycko Rianto Mauri (44) mengaku, selama tinggal di Kota Solo dirinya begitu menikmatinya. Karena, keamanan dan kenyamanan membuatnya merasa bahagia saat tinggal di Solo. Bahkan, Rycko juga sudah mempunyai istri seorang warga Karanganyar.  
“Selama tinggal di Solo, saya merasa aman, nyaman. Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar tidak mudah terpengaruh dengan hasutan-hasutan tidak bertanggung jawab. Karena, hal itu bertujuan untuk memecah belah dan memisahkan Papua dari NKRI,” katanya. (Ari Purnomo)
 
Editor : Heru S

Tinggalkan Pesan