Delapan Pesilat Pelatnas Bertarung di Korea

0
pesilat-pelatnas
SERANGAN: Pesilat pelatnas Hanifan Yudani Kusumah (kiri) melakukan serangan ke atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng pada latihan bersama di Semarang, beberapa waktu lalu. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Try Out Menghadapi SEA Games 2019

SOLO,suaramerdekasolo.com – Delapan pesilat pelatnas bertarung di Korea, pekan ini. Mereka yang terbagi atas lima pesilat putra dan tiga putri, beradu ketangguhan menghadapi para atlet dari berbagai negara lain di ajang ‘’2019 Chungju World Martial Arts Masterships’’ tersebut.

Dua puluh cabang beladiri dipertandingkan pada kejuaraan internasional yang berlangsung selama sembilan hari, sejak Jumat (30/8) lalu hingga Jumat (5/9) mendatang itu. Pencak silat termasuk di dalamnya.

‘’Tak ada target khusus perburuan medali, sebab tujuan kami lebih pada ajang uji coba dan evaluasi awak tim sebelum bertarung di arena SEA Games Filipina 2019 nanti,’’ kata pelatih pencak silat pelatnas, Indro Catur melalui pesan selular, Selasa (3/9).

Para pesilat pelatnas tersebut sejak beberapa bulan terakhir menjalani pelatnas di Solo. Tidak semua atlet diboyong ke Negeri Ginseng, tapi hanya delapan orang. Mereka adalah Hidayat Limonu yang biasa bertarung di kelas B putra, Hanifan Yudani Kusumah (D putra), Dino Bima Silistianto (seni tunggal putra), serta Dede Setiadi dan Haidir Agung Faletehan (seni ganda putra).

Berpeluang

Tiga lainnya, pesilat putri. Yakni Nadia Haq Umami (kelas B), Jeni Elvis Kause (kelas ), serta Puspa Arum Sari (seni tunggal putri). Nadia merupakan atlet asal Solo, yang merebut dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018.

Kendati mereka tidak ditarget dalam perburuan gelar juara, tapi para pesilat yang juga didampingi manajer Sunarno, serta asisten pelatih Ari Faizal dan Acep Solihin itu memiliki kans bagus. ‘’Kalau bicara kans, semuanya berpeluang meraih medali emas. Tapi sejak awal, tujuan kami memang lebih pada menambah jam terbang, sekaligus mengevaluasi progres mereka selama menjalani training camp (TC),’’ tutur Catur yang juga pelatih pelatda pencak silat Jateng.

Pria asal Solo tersebut menambahkan, pada ajang internasional itu pihaknya pun bakal mengamati kekuatan tim-tim dari negara lain yang diturunkan. Sebab para pesilat dari sejumlah negara di Asia Tenggara yang disiapkan ke SEA Games juga memanfaatkan kejuaraan di Korea itu untuk uji coba.(Setyo Wiyono) 

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan