Faris Mengajar Nyambi Melatih

0
55
faris-isnawan

DUA kesibukan dengan dua karakter pekerjaan berbeda digarap secara serius dan mulus oleh Faris Isnawan. Tercatat sebagai staf guru di SD IT Taqiyya Rosyida,  Ngemplak Kartasura, Sukoharjo. Faris juga menjadi seorang motivator dan pendiri sebuah biro perjalanan di wilayah Sukoharjo.

Meski menjalankan dua bidang dengan karakter berbeda itu, pria kelahiran Boyolali, 6 September 1994 mengaku enjoy. Pikiranya tetap tenang, fokus untuk membesarkan kedua pekerjaan yang dicintainya itu.

Sebagai seorang pengajar, alumnus MAN 1 Surakarta dan IAIN Surakarta ini tetap mencurahkan kemampuan dan skilnya dalam memberikan pelajaran kepada tunas-tunas bangsa.

Di sekolah yang menaunginya, warga Ngemplak Boyolali ini juga diberikan tanggung jawab besar di bagian humas sekolah yang bertugas mewakili sekolah berkomunikasi dan berinteraksi dengan pihak luar.

Ada pun di perusahaanya CV Trans Cemerlang (Training & Outbound Center), dia harus menjalankan usaha yang seumur jagung itu agar tetap eksis dan mampu menyejahterakan karyawan.

Guna memperkaya ilmu dan pengetahuannya kepada suaramerdekasolo.com, pemilik motto spirit of idea I’m not perfect, but I’m limited edition, ini ingin terus menimba ilmu kepada siapapun. Termasuk kepada awak media di Solo Raya ini, agara bisa mengenalkan sekolah, program-program sekolah, prestasi sekolah ke pihak luar.
“Saya perlu belajar banyak dan mencari pengalaman di dunia media massa terutama pers,” ucapnya.

Bermental Baja

Terhadap bisnis biro perjalanan yang dirintisnya sendiri itu, Faris mengaku menahkodai sebuah perusahaan memang dibutuhkan manajerial yang memiliki mental baja. Pertama dia harus pinter-pinter menjaga waktu pada dua pekerjaan ini. Dan yang kedua bagaimana mengelola perusahaan sehingga bisa mendatangkan laba lalu mampu membuka peluang usaha.

“Saya harus memiliki tim yang kuat dan tangguh untuk meraih pasar, khususnya perjalanan dan wisata ini,” katanya.

Di bidang pendidikan pemuda 25 tahun ini mengaku dimudahkan karena sejak muda sudah sering terjun di berbagai organisasi. Bahkan, saat ini Faris malah dijuluki trainer muda.

Salah satu kegiatan yang fonomenal dan dikerjakan saat ini adalah mendirikan sebuah organisasi Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) serta Rumah Bimbel Resmata di desanya, Kismoyoso, Ngemplak Boyolali. Ia berharap rintisan bimbel ini bisa mencerdaskan anak-anak di sekolahnya dan memberikan kesibukan kepada generasi desanya. (Budi Santoso)

Editor : Nindya Achmadi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here