Klaten Masuk Nominasi STBM Award

0
17
BABS2
FOTO ILUSTRASI/http://www.harnas.co

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Kabupaten Klaten berhasil membebaskan 401 desa di 26 kecamatan dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF). Karenanya, Klaten menjadi satu dari 20 daerah yang masuk nominasi Sanitas Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award khususnya pilar 1 Stop BABS.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Klaten Cahyono Widodo usai menerima Tim Verifikasi Lapangan STBM Award Pilar 1 Stop Buang Air Besar Sembarangan dari Kementerian Kesehatan. Rombongan diterima di ruang B1 Setda Klaten, Jumat (6/9).

‘’Klaten ditunjuk sebagai nominasi STBM Award Pilar 1 atas keberhasilan untuk melaksanakan Pilar 1 dari 5 Pilar STBM. Tahun ini, Kabupaten Klaten berhasil meng-ODF–kan 401 desa/kelurahan di 26 kecamatan,’’ kata Cahyono kepada wartawan.

Kelima pilar STBM itu adalah Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum-Makanan Rumah Tangga (PAMM RT), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PS RT) dan Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (PLC RT).

‘’Pada 28 Agustus lalu, sudah dilakukan verifikasi dari Provinsi dengan melibatkan Dipermasdes dan stakeholder lain. Dari sampling 8 desa di 8 kecamatan, tidak ditemukan orang BAB sembarangan, sehingga Klaten masuk nominasi 8 besar nasional,’’ ujar dia.

Sebenarnya, gerakan menuju ODF yang dilakukan sejak tahun 2011 itu terdorong oleh kondisi riil masyarakat. Upaya dilakukan dengan memberikan peyadaran pentingnya tidak BAB sembarangan. Bupati juga sudah mencanangkan Klaten harus ODF paling lambat tahun 2019.

‘’Upaya itu didukung anggaran, peraturan dan komitmen yang sangat kuat sehingga seluruh komponen masyarakat menyengkuyung ODF di tempat masing-masing. Secara kebetulan ada award dari kementerian kesehatan dan Klaten masuk nominasi,’’ tegas Cahyono.(Merawati Sunantri)

Editor : Hartanto Gondes

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here