Koordinator LC Karaoke Syahrini Ditangkap Polisi

0
nyabu-ditangkap
DITANGKAP- Koordinator LC Karaoke Syahrini, Eddy (kanan) yang diamankan bersama 2 temannya di Polresta Surakarta, Jumat (6/9). (Suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdekasolo.com- Koordinator pemandu karaoke atau ladies companion (LC) di karaoke Princess Club Syahrini, Eddy Rahmanto alias Eddy (30) ditangkap polisi atas keterlibatannya dalam kasus narkoba.

Adapun manager karaoke, berinisial F disebut-sebut yang memerintahkan untuk membeli sabu. Namun sayang, pembelian satu paket sabu-sabu yang dipesan oleh F ”ditalangi” oleh Eddy, sehingga F tidak cukup bukti untuk ditahan.

Peredaran narkoba di lingkungan klub malam itu diungkap Kasat Narkoba, Kompol Sugiyo. Menurut perwira menengah berpangkat melati satu itu, meski F menyuruh untuk membelikan sabu-sabu, namun yang bersangkutan belum cukup ditetapkan sebagai tersangka karena uang yang digunakan membeli sabu milik Eddy. ”Dalam kasus ini, peran F masih sebagai saksi dan masih kami dalami,” tegas Sugiyo mewakili Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, Jumat (6/9).


Kasus peredaran narkoba ini, lanjut Kasat Narkoba, awalnya anggotanya menangkap Tommy Tri Prasetyo alias Tomy (24) dan Mustofa Wahyu Saputro (23), usai mengambil sabu di seputar perempatan Kandang Sapi, Jebres. Tommy dan Mustofa memesan satu paket SS dari seorang berinisial Cd seharga Rp 600.000 atas permintaan F. ”Namun pembelian satu paket sabu tersebut menggunakan uang Eddy,” terangnya.


Atas pengakuan Tommy dan Mustofa, tidak lama kemudian, tim Satresnarkoba menangkap Eddy di areal parkir karaoke Princess Club Syahrini Jalan Yosodipuro, Mangkubumen, Banjarsari.


Dalam mengusut kasus ini, kata Sugiyo, tiga tersangka yang ditangkap juga menjalani tes urine. Hasilnya, positif memakai narkoba. ”Adapun Manager Karaoke Princess Club Syahrini yang menyuruh untuk membelikan sabu-sabu juga kami tes urine, namun hasilnya negatif,’ jelas Sugiyo didampingi Kasubag Humas, AKP Yuliantara.

Tiga tersangka yakni Tommy, Mustofa dan Eddy mengakui atas peran masing-masing. Bahkan ketiganya kerap mengonsumsi sabu-sabu secara bersamaan. ”Sudah tiga kali kali mengonsumsi sabu-sabu, dan baru kali ini, kami ditangkap,” jelas Eddy yang tinggal di Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar.


Eddy menyebut juga kalau pernah memakai sabu bersama rekan kerja yang menjadi Manager Karaoke. ”Namun kejadiannya sudah berlalu,” kata Eddy dalam keterangannya yang disampaikan ke petugas. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan