Kebakaran Melanda Hutan Lereng Merbabu

0
38
lereng-merbabu-terbakar
FOTO/merdeka com

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Kebakaran hutan melanda lereng Gunung Merbabu, Sabtu (7/9) pagi. Beruntung, api berhasil dipadamkan sore harinya.

“Benar, sudah padam. Sedangkan untuk penyebab kebakaran masih didalami oleh Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb),” ujar Kepala BTNGMb, Junita Parjanti.  

Dijelaskan, kawasan hutan yang terbakar tersebut masuk dalam kawasan Taman Nasional. Tepatnya di blok Tritis, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali. Api pertama kali diketahui pada pukul 09.30 WIB. 

Begitu menerima laporan, petugas dari BTNGMb Resort Selo bersama sejumlah elemen masyarakat dan relawan langsung naik menuju titik api. Sekitar pukul 13.00 WIB,  mereka berhasil menjangkau titik api dan langsung melakukan pemadaman dengan alat-alat tradisional.

Api pun berhasil dipadamkan pukul 15.30 WIB. Perkiraan luas lahan yang terbakar yakni sekitar 2 hektare. Vegetasi tanaman berupa semak-semak. Pihaknya masih terus mendalami sebab- sebab kebakaran.

“Namun demikian, kami tetap meningkatkan kewaspadaan.”

Peran Serta Masyarakat

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pasalnya, musim kemarau seperti sekarang ini rawan terjadi kebakaran.

Karena semak-semak dan daun bisa memicu kebakaran. “Kami menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terkait Karhutla. Karena musim kemarau ini sumber api berupa semak kering dan seresah daun di kawasan bisa memicu kejadian kebakaran.”

Jika terjadi kebakaran, maka masyarakat diminta bergerak cepat untuk melokalisir api. Selain itu juga segera melaporkan kejadian kepada petugas berwenang. Sehingga upaya pemadaman dapat dilakukan cepat dan efektif.

“Selama ini, kami memang senantiasa menjalin koordinasi dan kerjasama dengan masyarakat dan relawan. Sehingga kejadian kebakaran dapat dideteksi cepat dan tepat serta cepat pula dipadamkan.” (Joko Murdowo) 

Editor : Hartanto Gondes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here