Korban Pakai Lima Lapis CD Wanita

0
638
mayat-waria-klaten
TIM IDENTIFIKASI: Tim identifikasi Sat Reskrim Polres Klaten membawa mayat tanpa identitas di jalan setapak persawahan, Pakis, Kepanjen, Delanggu, Senin (9/9) siang ke RS. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)


* Identitas Mayat di Saluran Terkuak

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Penemuan jenazah pria tanpa identitas yang terapung di saluran irigasi Dusun Pakis, Desa Kepanjen, Kecamatan Delanggu, Klaten membuat warga dan tim olah TKP kaget. Pasalnya korban mengenakan celana dalam wanita lebih dari satu.

Saat tim medis mencoba memastikan jenis kelamin korban, tim dan warga yang melihat proses olah TKP dibuat keheranan. Sebab korban mengenakan celana dalam wanita sampai lima lapis dengan warna berbeda-beda.

Selain itu korban juga mengenakan bra wanita yang tersingkap saat mayat dievakuasi ke daratan. Namun misteri itu akhirnya terjawab sebab ternyata korban seorang pria.

” Ternyata pria, tadi ada yang bilang wanita,” kata Dani, salah seorang warga, Senin (9/9).

Meskipun jenis kelamin sudah bisa dipastikan tetapi wajah korban sudah tidak jelas dikenali. Sebab ada lebam di wajah dan luka di leher serta sebagian sudah melepuh karena terendam air. Wajah sebagian membiru.

Warga sekitar mengatakan sekitar tepi Jl Yogya-Solo di dekat lokasi penemuan mayat sejak lama sering digunakan para waria mencari angin malam. Warga kadang risih sebab digunakan lokasi nongkrong.

Aris, warga sekitar mengatakan akhir-akhir ini sudah mendingan berkurang jumlah waria di lokasi. Setelah ada razia Satpol PP, lokasi sering sepi dan jika ada yang nongrong hanya satu atau dua orang. Darimana saja asalnya warga juga tidak mengetahui. Sementara penyidik Sat Reskrim Polres Klaten, dua jam setelah kejadian bisa melacak identitas korban.

Korban berinisial Mj (40) warga Barengan, Teras, Boyolali. Namun belum jelas motif kejadian di balik kasus itu. Kapolres Klaten AKBP Aries Andi melalui Kasat Reskrim AKP Dicky Hermansyah mengatakan identitas sudah diketahui. Namun motif dan kronologis di balik tewasnya korban masih diselidiki jajarannya. (Achmad H)

Editoe : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here