Warga Kepanjen Dihebohkan Temuan Mayat Waria Mengapung di Tengah Sawah

0
2799
Mayat-Waria-Mengapung-di-Tengah-Sawah
TIM IDENTIFIKASI: Tim identifikasi Sat Reskrim Polres Klaten membawa mayat tanpa identitas di jalan setapak persawahan, Pakis, Kepanjen, Delanggu, Senin (9/9) siang ke RS. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

 

* Tubuh Korban Ditemukan Sejumlah Luka

KLATEN,suaramerdekasolo.comMayat seorang waria diduga umur sekitar 35 tahun, tinggi sekitar 165 centi meter, berambut keriting panjang, sepatu kets ditemukan mengapung di saluran air Dusun Pakis, Desa Kapanjen, Kecamatan Delanggu, Senin (9/9) siang. Ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.

Saksi mata, Mujiono (55) warga sekitar mengatakan awalnya sekitar pukul 13.30 WIB dia mencari rumput di sawah. Saat hendak pulang diberitahu pengguna jalan jika ada benda mirip boneka pengusir burung sawah di saluran air. ” Saya langsung melihat ternyata mirip orang,” katanya, Senin (9/9) siang.

Melihat benda mencurigakan itu, saksi mengabarkan ke warga lain. Warga langsung penasaran dan mengecek ke lokasi.  Ternyata setelah didekati adalah orang mengenakan jaket merah, celana jins biru dan sepatu kets hitam. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Delanggu dan diteruskan ke Polres Klaten.

Tim identifikasi Polres bersama Polsek dan tim medis Puskesmas mendatangi lokasi. Korban seorang pria, dan saat dicek posisinya tertelungkup di saluran menghadap ke timur.

Korban meskipun seorang pria tetapi mengenakan bra dan ditemukan sejumlah luka. Tidak ada identitas di lokasi kejadian dan barang lain. Polisi memasang garis polisi sebab warga terus berdatangan. Lokasi merupakan jalan buntu ke arah timur. Ke arah barat merupakan Jl Yogya-Solo. Jalan setapak itu hanya bisa dilalui sepeda motor dan pejalan kaki.

Kapolres Klaten AKBP Aries Andi saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Delanggu AKP Sutiman Hadi yang memimpin oleh TKP mengatakan belum ditemukan identitasnya. Soal luka masih dalam penyelidikan dan jenazah dibawa ke RS. (Achmad H)

Editor : Hartanto Gondes

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here