Apa Itu Aliran Sungai Bawah Tanah dan Air Tanah

0
69
sungai-bawah-tanah2
FOTO ILUSTRASI/https://www.viva.co.id

SOLO,suaramerdekasolo.com – Baru-baru ini Tim gabungan mahasiswa pecinta alam (Mapala) dari Yogyakarta berhasil menemukan sungai bawah tanah di Desa Gendayakan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Senin (9/9). Mereka berhasil menemukan sungai bawah tanah setelah memasuki luweng (saluran bawah tanah) di Dusun Ngejring desa setempat.

Mahasiswa pecinta alam dari Yogyakarta menelusuri luweng (saluran bawah tanah) dan berupaya menemukan sumber air atau sungai bawah tanah di dalam luweng tersebut.

https://vdokumen.net menuliskan, sungai bawah tanah sangat mungkin terjadi di kawasan-kawasan karst seperti kawasan-kawasan di Wonogiri, Gunungkidul dan sekitarnya.

Baca : Sungai Bawah Tanah Ditemukan di Pracimantoro

Baca : Ingin Ketahui Volume dan Kualitas Air Sumber Jenar bakal Disedot

Bahkan, ada kajian yang menyebutkan di lembah-lembah yang besar, komponen aliran yang tidak terlihat mungkin cukup besar dan melebihi aliran permukaan. Dalam istilah ilmiah hal ini disebut zona hiporeik (hyporheic zone). Dimana total volum air yang dialirkan dari daratan menuju lautan dapat berupa kombinasi aliran air yang dapat terlihat dan aliran yang cukup besar di bawah permukaan melalui bebatuan dan lapisan bawah tanah.

“Hal ini terutama terjadi di area karst di mana lubang tempat terbentuknya hubungan antara sungai bawah tanah dan sungai permukaan cukup banyak,” seperti dikuti di artikel https://vdokumen.net yang berbasis di Negeri Jiran

Lalu bagaimana dengan istilah air tanah. Tetap menurut laman tersebut
air tanah adalah air tawar yang terletak di ruang pori-pori antara tanah dan bebatuan dalam. Sumber : https://vdokumen.net. (Budi Santoso)

Editor : Nindya Achmadi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here