Berita terbaru Proses Hukum Kasus DD Tambakan

0
277
mangkrak
GEDUNG DESA : Gedung serba guna Desa Tambakan, Kecamatan Jogonalan belum selesai dibangun, Senin (17/6). (Suaramerdekasolo.com/Achmad Husein)

*Perkara Disetop, Uang Dikembalikan

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Proses hukum dugaan tindak pidana korupsi dana desa (DD) di Desa Tambakan, Kecamatan Jogonalan dihentikan. Penghentian disebabkan dana yang sempat digunakan perangkat desa sebesar Rp 250 juta sudah dikembalikan.

Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi melalui Kasat Reskrim AKP Dicky Hermansyah menjelaskan kasus itu dihentikan sebab dana yang diduga diselewengkan sudah dikembalikan seluruhnya. ” Tidak dilanjutkan sebab dana sudah dikembalikan,” jelasnya, Selasa (10/9).

Dikatakannya, pengembalian itu juga sesuai dengan rekomendasi Satgas Kementerian Desa agar dana dikembalikan. Dengan pengembalian itu maka proses hukum yang masih tahap pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) tidak bisa dilanjutkan. Penyidik belum pernah memeriksa satu saksi pun dalam kasus dugaan itu. Awal kasus itu sebenarnya dilaporkan ke Polsek Jogonalan.

Dari hasil koordinasi dengan Satgas Kementerian Desa yang datang ke lokasi, Polsek diminta menunggu adanya itikad baik perangkat desa untuk mengembalikan.

Ternyata saran Kemendes itu membuahkan itikad baik untuk mengembalikan dana sebelum batas waktu yang diberikan habis. Dengan pengembalian itu maka proses hukum tidak bisa dilanjutkan. Berbeda jika pengembalian itu dilakukan setelah tahap penyidikan maka tidak akan menghentikan proses hukum.

Sesuai Aturan

Atas kejadian itu, Kasat Reskrim mengimbau semua desa untuk tidak main-main dengan dana desa. Penggunaan dana itu harus sesuai aturan, transparan dan tidak digunakan untuk menguntungkan diri sendiri atau kelompok sebagaimana diatur dalam UU Tindak Pidana Korupsi.

Jika itu dilakukan, Polres tidak akan segan memproses hukum. Selain kasus Desa Tambakan, penyidik Polres juga berkonsultasi ke Kemendes berkaitan dengan kasus dugaan penyimpangan BUMDes di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo. (Achmad H)

Editor : Budi Sarmun 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here