Setyo Sukarno Berpeluang Jadi Ketua DPRD Wonogiri

0
27
dprd-wonogiri
MENYALAMI LEGISLATOR : Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo menyalami para legislator saat pelantikan anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, Agustus lalu. (SM/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Beberapa partai politik besar di Kabupaten Wonogiri telah menyodorkan nama-nama kadernya untuk dicalonkan menjadi ketua DPRD kabupaten tersebut. PDI Perjuangan sebagai partai peraih suara terbanyak Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu mengusulkan tiga nama, yakni Setyo Sukarno, Catur Winarko, dan Gimanto.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengungkapkan, di antara tiga nama yang diusulkan tersebut, baru Setyo Sukarno yang diundang untuk mengikuti fit and proper test oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jateng.
“Apakah itu bisa diartikan rekomendasi dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat), kami belum bisa memastikan. Surat belum diturunkan ke cabang,”  katanya, Senin (9/9).

Sementara itu, partai yang meraih 28 kursi dalam Pileg 2019 itu juga telah mengajukan nama-nama untuk mengisi pimpinan komisi di DPRD Wonogiri. Pihaknya mengusulkan Bambang Sadriyanto untuk menjadi ketua komisi I, Titik Sugiyarti untuk ketua komisi II, AS Joko Prayitno untuk ketua komisi III, dan Sriyono untuk ketua komisi IV DPRD Wonogiri. “Ketua fraksinya Pak Gimanto,” ujarnya.

Terpisah, Partai Golkar sebagai peraih suara terbanyak ke dua juga telah mengajukan nama untuk dicalonkan sebagai ketua DPRD Wonogiri.  
“Rekomendasinya sudah turun, untuk Sugeng Ahmady,” kata ketua Dewan
Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Wonogiri, Bondan Sejiwan Boma Aji,
Selasa (10/9).

Sugeng Ahmady ditunjuk karena memperoleh suara terbanyak di partai berlambang pohon beringin tersebut. Selain itu, dia saat ini menjabat ketua harian DPD Partai Golkar Wonogiri. Adapun Paryanti ditunjuk sebagai ketua Fraksi Golkar DPRD Wonogiri.

Di sisi lain, pihaknya belum merinci nama-nama untuk mengisi pimpinan komisi DPRD Wonogiri. Meski demikian, partai yang meraih delapan kursi DPRD kabupaten itu akan menempatkan kadernya secara proporsional dan merata. “Ada empat orang yang sudah senior dan empat yang baru. Kami akan membagi secara proporsional. Satu senior didampingi dengan satu (anggota legislatif) yang baru,” ujarnya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here