21 Pejabat Eselon II Terima Penjelasan Soal Rencana Mutasi

Ilustrasi-Lelang-Jabatan-Sekda
ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Sebanyak 21 pejabat eselon II setingkat kepala dinas di Karanganyar mengikuti penjelasan soal seleksi mutasi/rotasi di lingkungan Pemkab Karanganyar. Ada tujuh jabatan yang kosong yang harus diisi melalui proses mutasi (seleksi tertutup khusus untuk pejabat Karanganyar) atau melalui panitia seleksi terbuka.

Tujuh jabatan yang kosong itu adalah Dinas Kominfo, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Keuangan Daerah, Asisten III Sekda, dan dua staf ahli bupati.

‘’Jabatan-jabatan itu akan diisi lewat mutasi atau dipanselterbukakan. Setiap jabatan memang harus dipanselkan atau lewat mutasi, sehingga Bupati bisa memilik dinas mana yang cukup diisi dengan proses mutasi,’’ kata Tuhana, Ketua Panitia Pansel yang juga dosen Fakultas Hukum UNS, Rabu (11/9).

Seluruh pejabat eselon I hadir kecuali Asisten II Bahtiar Syarif yang memilik pergi ke luar kota menghadiri sebuah undangan dinas. Yang lain lengkap hadir dan mendengarkan sampai tuntas acara tersebut yang dihadiri pula seluruh Pansel.

Dia mengatakan, seluruh pejabat harus siap dimutasi menduduki jabatan tertentu sehingga mereka harus mendengarkan penjelasan itu untuk mengikuti proses seleksi dan wawancara pada Kamis dan Jumat ini. Setelah jelas jabatan yang diisi dengan proses mutasi, maka Bupati baru membuka kemungkinan seleksi melalui pansel terbuka untuk mengisi jabatan yang kosongtersebut.

Setelah diseleksi, maka hasilnya dikonsultasikan ke Komisi Aparatur Sipil Nasional (KASN) dan Gubernur untuk kemudian dilantik sebagai pejabat kepala dinas tersebut. Konsultasi ke KASN itu mutlak harus dilakukan, sebagaimana pansel terbuka harus dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong.

Dikatakan, mereka para pejabat eselon II yang mengikuti seleksi mutasi/rotasi itu akan mengikuti proses pendaftaran dari rumpun keahliannya, pernah dua kali menjabat sebagai kepala dinas/badan, pengalaman diklatpim, dan sebagainya.

Setelah itu hasilnya Pansel tertutup akan menyerahkan ke bupati minimal tiga nama untuk setiap jabatan dan bupati akan memilih satu, selanjutnya diserahkan ke Gubernur dan Komisi ASN untuk kemudian dilantik.

Setelah itu akan diketahui posisi yang kosong untuk dilakukan seleksi terbuka yang bisa diikuti leh semua pihak yang memenuhi syarat. Dan prosesnya sama dengan proses seleksi tertutup karena nama yang dipilih akan diserahkan bupati dan bupati memilih satu untuk dikonsulkan ke gubernur dan KASN.

Dia menargetkan seluruh hasil seleksi mutasi dan rotasi yang akan dilakukan besok akan selesai minggu depan dan diserahkan ke bupati. Sedangkan dari bupati tentu terserah Gubernur dan KASN. (Joko DH)

Editor : Heru Susilo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here