Pernah Diunggah Di Instagram dan Facebook Presiden Jokowi, Ini Wujud Embung Giriroto

embung-giriroto-boyolali1
FOTO : Embung Mijil Giritirta di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. (suaramerdekasolo.com/dok)

 

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Embung Giriroto Boyolali adalah salah satu embung yang dibangun semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Terletak di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali Jateng, objek wisata ini oleh masyarakat setempat atau perangkat disebut Wisata Embung Mijil Giritirta, Desa Giriroto.

Lokasi embung ini bisa dijangkau melalui Kota Solo atau Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo di Boyolali.
Dengan bermodalkan google maps, anda bisa dipandu menuju lokasi dengan lama perjalanan 30 menit dari bandara Solo. Cek  di bawah :

(Embung Giriroto Gunungmijil, Giriroto, Kec. Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57375
https://maps.app.goo.gl/8KNatbz8N9WdCnzj6)

Nah keberadaan embung ini, bak oase di padang pasar, salah satu fasilitas penampungan air ini menjadi primadona baru, khususnya bagi warga lokal dan luar wilayah.

Meski belum 100 persen pembangunanya, setiap sore dan pagi embung ini banyak dikunjungi masyarakat. Ada yang berolahraga, bertamsya atau sekedar mencari kesegaran udara pedesaan.

Sejarah dibangunnya embung ini sebenarnya tidak terlalu panjang. Di latar belakangi desa yang terpencil jauh dari perkotaan dan lahan pertanian warga yang hanya mengandalkan curah hujan. Maka Kementerian PUPR membangunan embung bagi kesejahteraan warga setempat, khususnya petani.

Dahulu kala, kawasan pertanian di Giriroto terbilang subur. Waduk Cengklik yang berjarak belasan dari desa ini bisa mengalirkan airnya. Tetapi semenjak Waduk Cengklik mengalami sedimentasi hebat, air waduk tidak pernah sampai di desa ini

Samidi tokoh masyarakat di Kecamatan Cengklik mengungkapkan, warga di Desa Giriroto sekitar patut bersyukur dengan dibangunnya embung itu.
Pasalnya, keberadaan embung bisa menjadi daya tarik wisata dan sumber air bagi petani setempat.

embung-giriroto2

Tunggu Peresmian

Sementara itu, Kepala Desa Giriroto mengungkapkan, embung yang dibangun sebelum pilpres 2019 itu masih dalam tahap pembangunan.
Ia mengatakan, embung ini belum diresmikan saja pengunjung yang datang bermacam-macam daerahnya.

Warganya senang karena roda perekonomian warga lokal mulai berputar dengan adanya pedagang makanan minuman, lokasi parkir, cinderamata dan lain-lain. Tetapi yang jelas fungsi-fungsi embung sebagai destinasi wisata dan pertanian bisa tercapai.

Lebih lanjut Purwanto mengatakan, saat ini proses pembangunan sedang memasuki tahap dua. Setelah proyek itu rampung dilanjuykan peresmian sebelum dioperasionalkan secara resmi.

“Sembari menunggu proses finishing pengerjaan tahap 2 ( tahap akhir ) Pemerintah Desa Giriroto akan menyiapkan beberapa acara untuk menyambut PERESMIAN EMBUNG MIJIL GIRITIRTA yang insya’allah akan di laksanakan pada bulan Januari. Semoga proses peresmian berjalan dengan tertib dan sesuai yang di inginkan,” ujar Purwant selaku Kepala Desa dalam website desa setempat https://giriroto.desa.id/.(Budi Santoso)

Editor : Nindya Achmadi

Dikutip dari akun facebook : https://m.facebook.com/Jokowi/posts/1096321840556664?_rdr

Desa Giriroto di Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah berada di bagian hilir. Sawah-sawah milik petani desa itu kerap tidak mendapatkan aliran air irigasi dari Waduk Cengklik. Karena itulah, Kementerian PUPR memberi jalan keluar dengan membangun Embung Giriroto di Ngemplak.

Jika Waduk Cengklik yang sudah ada sejak zaman Belanda seluas 250 hektare, Embung Giriroto ini hanya seluas 1,3 hektare, kedalaman enam meter dan kapasitas tampung 48.000 meter kubik. Embung inilah yang jadi sumber air irigasi para petani di Desa Giriroto.

Penampungan air memang tak selamanya berupa bendungan, tapi juga embung — waduk kecil yang menampung air antara 1.000 hingga 500.000 meter kubik, berkedalaman di bawah 15 meter.

Selama empat tahun terakhir kita telah membangun 949 embung di seluruh wilayah Indonesia. Tahun 2019 ini, kita membangun 104 embung, sehingga jika tak ada hambatan, total embung yang dibangun melalui Kementerian PUPR dari tahun 2015 jadi 1.053 embung!

Keberadaan embung selain untuk irigasi sawah, juga untuk konservasi air yang dapat digunakan sebagai sumber air baku, sumber air bagi ternak terutama pada saat musim kemarau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here