Siswa SD Diajak Kampanyekan Gerakan Makan Telur

0
75
siswa-makan-telur
MAKAN TELUR: Para siswa SD Djama’atul Ichwan diajak makan telur dalam kegiatan Gerakan Makan (Gema) 100 Juta Telur uang difasilitasi oleh PT Charoen Pokphand Indonesia. (suaramerdekasolo.com/dok)
SOLO suaramerdekasolo.com – Gerakan Makan (Gema) 100 Juta Telur yang telah dicanangkan Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia diluncurkan di Solo oleh PT Charoen Pokphand Indonesia.
 
Dalam kegiatan yang bertempat di SD Djama’atul Ichwan, dibagikan ribuan telur pada para siswa-siswi di sekolah tersebut. Setelah di SD tersebut,  juga akn dibagikan jutaan butir telur lainnya untuk 28.800 siswa di 345 sekokah yang tersebar di sejumlah daerah.  
 
Aan Siadari, Sekjen Charoen Pokphand Indonesia Foundation (CPFI) mengatakan, telur yang diberikan kepada 1.200 siswa di SD Djama’atul Ichwan merupakan telur yang aman dikonsumsi dan gizinya lebih tinggi dibanding telur konsumsi pada umumnya. Pada pelaksanaan pembagian telur pada periode ini setiap siswa akan mendapatkan kurang lebih 10 butir telur yang pelaksanaannya akan diatur oleh pihak sekolah. 
 
Aan berharap, dengan diadakan kegiatan ini dapat membantu meningkatkan gizi anak-anak calon penerus bangsa tersebut.  Kegiatan ini dilakukan dalam rangka kampanye peningkatan gizi anak sekolah dan santri, diseluruh kabupaten / kota oleh seluruh perusahaan peternakan Ayam melalui mekanisme Corporate Social Responsibility (CSR) pada bulan September sd Desember 2019.
 
Pada tahap awal akan dilakukan pendistribusian telor sebanyak 10 Juta butir  yang dimulai pada tanggal 9 sd 22 September 2019 ke PAUD, TK, Sekolah dasar dan Pondok Pesantren di daerah keberadaan Farm Perusahaan peternakan ayam tersebut. 
 
Telor yang didistribusikan adalah telor fertile fresh yang berwarna putih, hasil penundaan setting sebagaimana surat edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.
 
Dalam pelaksanaan kegiatan itu,  PT Charoen Pokphand Indonesia bekerjasama dengan beberapa pihak untuk mendistribusikan telor tersebut. Salah satunya adalah Syarikat Islam (SI)  yang memiliki jaringan pendidikan yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia . Pelaksanaan di Solo ini pun  menandai dilakukannya secara serentak pendistribusian 3,2 Juta butir telur di seluruh wilayah kerja perusahaan tersebut. (Evie Kusnindya) 
 
Editor : Budi Sarmun 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here