UNS Lantang Tolak Revisi UU Pelemahan KPK

kpk-tangkap-tangan-bupati-kudus
FOTO ILUSTRASI
SOLO,suaramerdekasolo.com – Universitas Sebelas Maret (UNS) menyatakan menjadi salah satu perguruan tinggi yang menolak revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK). Bersama Pusat Studi Transparansi Publik dan Antikorupsi (Pustapako), para pegiat antikorupsi di UNS bersiap menggelar aksi penolakan tersebut, di kampus setempat. 
 
“Kami secara tegas mendeklarasikan mendukung KPK. Kami bersama KPK. Dan kami menolak segala bentuk pelemahan terhadap KPK. Usai orasi, besok (hari ini) aksi akan kami akhiri dengan pernyataan sikap oleh para dosen sekaligus pegiatan antikorupsi di UNS,” kata Ketua Pustapako, Bayu Sangka saat ditemui ui di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS.
 
Ia menegaskan Pustapako merespons negatif terkait revisi UU KPK. Bayu dan pegiat antikorupsi UNS lainnya merasa sangat risau dengan perubahan UU KPK tersebut. Menurutnya, hasil revisi UU KPK jelas melucuti peran KPK. Bahkan hanya dengan dilihat secara sekilas saja.
 
“Mulai dari penyidikan, penyadapan, sampai pengusutan dan lain sebagainya harus melewati birokrasi yang berbeli-belit. Muaranya, sampai dengan pelemahan institusi KPK. Kami juga khawatir dengan proses pemilihan pimpinan KPK yang terjadi minggu lalu. KPK seolah-olah sedang dikerdilkan,” tegasnya.(Evie Kusnindya) 
 
Editor : Hartanto Gondes
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here