24 Sekolah Ambil Bagian dalam Festival Ketoprak Pelajar SMA X

0
29
ketoprak-klaten
PENTAS KETOPRAK : Peserta tampil penuh semangat pada Festival Ketoprak Pelajar X di aula SMP Krista Gracia Klaten, Kamis (12/9).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Amigo Peduli Budaya kembali menggelar Festival Ketoprak Pelajar (FKP) yang tahun 2019. FKP X dibuka Staf Ahli Bupati Joko WIyono di aula lantai II SMP Krista Gracia, Jalan Seruni, Klaten Tengah, Kamis (12/9). Tahun ini, ada 24 peserta FKP tingkat SMA yang memperebutkan Piala Gubernur Jateng.

‘’FPK tingkat SMA memperebutkan Piala Gubernur Jateng. Untuk FKP tingkat SMA akan digelar 12-15 September. Ada 24 peserta yang ambil bagian, selain dari Klaten ada peserta dari Purworejo, Surakarta, Karanganyar dan Rembang,’’ kata Ketua Panitia FKP, Eko Hariyanto.

FKP bertujuan mewujudkan generasi muda cinta budaya. Ada tiga pengelompokan peserta, yakni SD, SMP dan SMA. Tampak hadir pemrakarsa FKP sekaligus pemilik Amigo Grup, Edy Sulistyanto, Dewan Kesenian, Omah Wayang dan suporter dari tiap peserta.

Kegiatan yang rutin terselenggara sejak tahun 2010 itu menunjukkan eksistensi FKP di Klaten. Lewat acara itu, Amigo Peduli Budaya ingin mengajak generasi muda untuk mencintai budaya sendiri, tanpa melupakan identitas sebagai Bangsa Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika.

Sejak tahun 2018 lalu, FKP tingkat SMA melebarkan diri dengan membuka kesempatan bagi peserta dari luar Klaten dan memperebutkan Piala Gubernur. Rencananya, Gubernur Ganjar Pranowo akan hadir untuk menyerahkan piala kepada pemenang pada 15 September mendatang.

Total ada 62 peserta FKP 2019, 24 SMA diantaranya peserta FKP SMA. Untuk FKP tingkat SMP yang sudah memasuki tahun ketiga, akan digelar 27-29 September 2019 dengan diikuti 19 sekolah di Klaten. Sedangkan FKP tingkat SD yang kelima akan diselenggarakan pada 11-13 Oktober 2019 dengan diikuti 19 sekolah di Klaten.

‘’Seluruh rangkaian pelaksanaan FKP bisa disaksikan secara live streaming di channel youtube Amigo Pedudi Budaya. Mulai tahun ini, kami menggunakan booklet digital berbasis web sehingga bisa diakses seluruh lapisan masyarakat dari mana saja,’’ ujar Eko Hariyanto.(Merawati Sunantri)

Editor : Hartanto Gondes

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here