Berkabung, Tokoh Lintas Agama Doakan Almarhum BJ Habibie

0
10
doa-bersama-bj-habibie
Doa bersama: Tokoh lintas agama menggelar doa bersama untuk almarhum BJ Habibie di Joglo rumah dinas Loji Gandrung, Slamet Riyadi, Rabu (11/9).(suaramerdekasolo.com/Ari Purnomo Apl)
SOLO,suaramerdekasolo.com –  Meninggalnya mantan presiden RI ketiga BJ Habibie, Rabu (11/9) membuat seluruh bangsa berduka, tidak terkecuali warga Solo. Sebagai bentuk duka yang mendalam, sejumlah tokoh lintas agama melakukan doa bersama.
 
Seperti tokoh agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu dan juga dar agama Budha. 
Doa bersama ini menjadi satu rangkaian kegiatan bertajuk “Wedangan Kebangsaan” yang diadakan Pemkot Surakarta di rumah dinas Wali Kota Surakarta, Loji Gandrung, Rabu (11/9) malam.
 
Wedangan Kebangsaan sendiri dihadiri oleh Muspida Kota Surakarta. Mulai dari Korem, Kodim, Polresta Surakarta dan juga bagian Muspida yang lain. 
Selain itu pada kegiatan kemarin, turut hadir perwakilan dari berbagai suku di Indonesia yang selama ini tinggal di Kota Solo. 
 
Setelah pembukaan kegiatan dilakukan, satu persatu tokoh agama menyampaikan doanya untuk almarhum BJ Habibie. Pada kegiatan ini, perwakilan dari beberapa agama menyampaikan doa untuk almarhum presiden ketiga tersebut. Seperti dari agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu dan Budha. 
 
Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan, bahwa kegiatan ini dijadikan satu rangkaian dengan Wedangan Kebangsaan. Rudy mengaku sangat kehilangan dengan kepergian salah satu putra terbaik bangsa.
 
Menurutnya, sosok Habibie menjadi teladan yang baik yang harus terus menjadi contoh untuk semuanya. 
“Kita telah kehilangan salah satu putra terbaik bangsa ini. Beliau sudah kembali kehadiran Tuhan YME. Semoga, beliau mendapatkan tempat yang terbaik disisiNya, ” kata Rudy. 
 
Rudy juga berdoa, agar segala kesalahan mendapatkan ampunan dan seluruh amal kebaikan yang selama ini dilakukan oleh almarhum diterima oleh Tuhan. 
 
“Saya juga sudah menginstruksikan kepada jajaran saya agar mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari. Mulai dari dinas, kelurahan dan saya minta instruksi ini juga diteruskan kepada warga masyarakat,” katanya. 
 
Pengibaran bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung ini juga sebagaimana arahan dari Menteri Sekretaris Negara yang telah menetapkan Hari Berkabung Nasional selama tiga hari. (Ari Purnomo Apl)
 
Editor : Bud Sarmun 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here