Menyaru Anggota TNI, Warga Mijen Sikat Motor Kenalan

0
15
tni-gadungan-sikat sepeda-motor-korbannya
BARANG BUKTI: Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro menunjukkan barang bukti aksi penipuan tersangka Beni. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Sudiyar alias Beni (32), warga Dukuh/Desa Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang harus mendekam di ruang tahanan Polres Boyolali. Dia ditangkap karena menipu 17 wanita.

Tak tanggung- tanggung, untuk memuluskan aksinya, dia mengaku sebagai anggota TNI. Padahal, tersangka sebenarnya hanya lulusan SMP. Aksi penipuan dilakukan dalam tiga bulan terakhir, 7 diantaranya di wilayah hukum Polres Boyolali.

Pengakuan tersangka, aksi penipuan ini dilakukan sejak bulan Mei 2019 kemarin. Modusnya, tersangka berkenalan dengan para korban melalui media sosial (Medsos) yang kemudian dilanjutkan dengan video call.

Untuk menguatkan aksinya, tersangka memasang kaos loreng yang dibelinya di toko supaya terlihat saat video call dengan calon mangsanya. “Biasanya 3-4 hari kenalan dan hubungan lewat Medsos, dilanjutkan pertemuan,” ujar tersangka saat rilis kasus tersebut, Kamis (12/9).

Saat kencan dengan korban yang seringkali dilakukan di rumah makan, tersangka meninggalkan korban dengan berbagai alasan seperti hendak buang air kecil. Saat pergi itulah, tersangka membawa kabur motor korban.

Sementara itu, belasan motor yang dibawa kabur oleh tersangka, digadaikan antara Rp 2 juta- Rp 2,5 juta per unit. Uang hasil gadai motor tersebut dihabiskan untuk berjudi dadu. “Motornya macam- macam, paling bagus Honda Vario Tekno.”

Namun, aksi penipuan yang dilakukan tersangka akhirnya berhasil dihentikan jajaran Polres Boyolali. Menurut Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, tersangka berhasil ditangkap setelah pihaknya menerima banyak laporan korban.

“Dari laporan-laporan korban itu, kami tindak lanjuti dan berhasil menangkap tersangka di depan toko di kawasan Kartasura,” papar Kapolres. 

Atas perbuatannya, tersangka kemudian dijerat dengan Pasal 372 jo 378 tentang penipuan dan diancam hukuman lima tahun penjara. Saat ini, tersangka sudah ditahan untuk penyidikan lebih lanjut. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti antara lain, helm, tas dan sepeda motor.

Terkait kejadian ini, Kapolres menghimbau agar masyarakat, khususnya wanita, agar tidak mudah terbujuk rayu terutama oleh orang yang baru dikenal melalui Medsos. “Kehati- hatian sangat penting, jangan mudah terbujuk rayuan kenalan.” (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here