Belajar dari Bertemu Orang 

0
89
Dyah Karyati
MALANG melintang berkarya di berbagai bidang pekerjaan tak membuat Dyah Karyati kelelahan beradaptasi. Ia justru bersyukur dengan sistem kerja yang berpindah pindah,  karena ia makin banyak mengenal berbagai karakter individu. Hal itu dijadikannya sebagai sumber belajar dan ilmu yang tak berkesudahan. 
“Sumber belajar bisa darimana saja, salah satunya dari bertemu banyak karakter di berbagai tempat. Mereka punya banyak karakter, kelebihan dan kekurangan yang bisa dijadikan pembelajaran,” kata ibu dua putri remaja ini.  
Dyah yang pernah menjajal berkarir sebagai pengajar ini terlanjur jatuh cinta dengan dunia pendidikan.  Tak heran,  setelah ia meninggalkan profesi guru ia bergabung dengan lembaga swadaya yang konsen pada masalah pendidikan. 
Ia mengawali karir di LSM dengan bergabung di Lembaga Studi Pengembangan Masyarakat (LSPM) dan kemudian berpindah pindah ke berbagai lembaga. Dunia pendidikan selalu menjadi ketertarikan tersendiri meski profesi guru sudah cukup lama dia tinggalkan. 
“Sebagai individu kita harus menjadi neverending learner. Ketika berkecimpung di pendidikan,  yang kita hadapi adalah insan yakni guri dan siswa yang memiliki karakteristik unik.  Harus selalu apdet dengan informasi, metode dan ilmu terkini. Itulah mengapa saya suka dunia pendidikan, kita harus terus belajar seperti sepeda yang takboleh berhenti dikayuh jika tidak ingin jatuh, ” paparnya. 
Hingga pada suatu ketika,  Dyah menemukan karir idamannya yakni sebagai teacher training di Tanoto Foundation. Ia mengaku menikmati profesinya sekarang karena ia belajar bersama sama dengan para guru maupun doaen untuk memperbaiki kekurangan di bangku pendidikan. 
“Banyak sekali persoalan yang dihadapi para guru dalam proses belajar mengajar. Kami bersama sama berupaya memformulasikan langkah terbaik agar pembelajaran lebih efektif,” katanya. 
Dyah mengakui,  kesibukannya di lembaga tersebut membuatnya harus sering terpisah dengan keluarganya. Selain bermarkas di luar Solo,  Dyah juga acap harus berkunjung ke berbagai daerah dalam melaksanakan tugasnya. Meski begitu,  Dyah bersyukur karena pengalaman dan ilmu yang didapat dari bertemu banyak orang dari berbagai daerah semakin banyak dan komplet.  
“Alhamdulillah saya dan suami jadi partner yang baik sehingga hal itu tak jadi kendala besar. Anak anak juga sejak kecil memahami pekerjaan saya, ” katanya.  (Evie Kusnindya) 
 
 
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here