Massa Datangi KPK Desak Agus Rahardjo Cs Mundur

0
28
aksi-Himpunan-Aktivis-MilenialIMG-20190916-WA0029
DATANGI KKP : Aksi demonstrasi oleh ratusan massa yang tergabung dalam Himpunan Aktivis Milenial (HAM) Indonesia saat mendatangi Gedung Merah Putih KPK di Jalan Persada Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, (16/09/2019). (suaramerdekasolo.com/dok)

*Ada Dugaan Salahi Konstitusi

JAKARTA,suaramerdekasolo.com – Tiga pimpinan KPK, Agus Rahardjo, Laode Mohammad Syarif dan Saut Situmorang didesak untuk segera menanggalkan jabatannya jika dianggap tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan lembaga anti rasuah.

Desakan itu disampaikan dalam aksi demonstrasi oleh ratusan massa yang tergabung dalam Himpunan Aktivis Milenial (HAM) Indonesia di Gedung Merah Putih KPK di Jalan Persada Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, (16/09/2019).

Mereka menuding tiga pimpinan KPK tersebut yang menyerahkan mandat pengelolaan KPK kepada Presiden Joko Widodo sebagai sikap yang melawan Konstitusi dan merendahkan martabat Presiden.

“Menyerahkan tanggungjawab pengelolaan KPK kepada Presiden terlihat ‘kekanak-kanakan’ dan melanggar Konstitusi,” kata Koordinator Nasional HAM Indonesia dalam rilis yang diterima suaramerdekasolo.com, Senin (16/9).

“Pernyataan Agus Rahardjo Cs terlihat ‘baper’ dan ‘mencla-mencle’. Jika tak mau mampu melaksanakan tugas dan tanggungnya, sebaiknya mundur jangan bikin KPK semakin menderita!” ucap Asep.

Ia menuding apa yang ditunjukkan Agus Rahardjo Cs sebagai bentuk sikap tidak kredibel dan kompeten melaksanakan tugas dan wewenangnya sebagai pejabat negara.

Dalam aksinya, massa juga meminta agar Wadah Pegawai (WP) KPK dibubarkan. Pasalnya mereka menganggap jika selama ini WP KPK sudah berubah wajah menjadi kumpulan orang-orang yang sengaja mengambil keuntungan politik dari perkara korupsi.

“WP KPK justru terlihat sebagai manuver politik ‘sakit hati’. Sejak awal, respon Pimpinan KPK menyikapi polemik Revisi UU KPK dan seleksi Capim KPK tampak tidak dewasa. Publik semakin sadar bahwa pimpinan KPK dan WP KPK arogan dan pecundang,” ucapa alumnus Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta.

Desak Pelantikan Pimpinan KPK

Selain itu, Asep melihat jika selama ini WP KPK justru membuat lembaga anti rasuah tersebut semakin tidak terhormat. Ia meminta agar DPR dan Pemerintah segera merampungkan pembahasan revisi UU KPK, sehingga bisa segera diundangkan.

“Agar KPK tidak sewenang-wenang. Jangan sampai KPK rusak karena ulah para oknum pengecut dan tidak tunduk pada Undang-Undang” .

Ia juga meminta Presiden Jokowi segera melantik lima pimpinan KPK terpilih 2019-2023 untuk menyelamatkan lembaga tersebut dari Komisioner arogan dan keras kepala.

“Pak Presiden, tidak ada pilihan lain untuk menyelamatkan KPK, segera lantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023,” tandas Asep.(*) 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here