Kebakaran di Merbabu Belum Padam, Api Menjalar ke Hutan Gladagsari

0
16
kebakaran-gunung-merbabu-FB_IMG_1568483123773
FOTO/DOKUMENTASI

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com –  Ternyata kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, hingga saat ini belum padam. Api dipastikan masih menyala di kawasan hutan di wilayah Gladagsari.

“Betul, api masih terlihat di hutan kawasan atas Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari, dulu masuk Kecamatan Ampel,” ujar Kasubbag TU Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Johan Setyawan, Rabu (18/9).

Terkait kondisi tersebut, petugas BTNGMb bersama para relawan dari berbagai elemen dan instansi serta kelompok masyarakat sekitar langsung naik ke lokasi untuk melakukan upaya pengendalian dan pemadaman.

Upaya pemadaman dilakukan secara manual dengan gepyok serta membuat sekat agar api tidak terus merembet. Dia berharap kebakaran bisa secepatnya dikendalikan sepenuhnya agar tidak merembet lagi.

“Mudah- mudahan bisa segera diatasi. Sedangkan yang di wilayah Selo, sudah berhasil dipadamkan. Namun demikian, petugas masih terus melakukan pemantauan untuk memastikan api benar-benar telah padam.”

Tanaman Langka

Kebakaran yang terjadi sejak pekan lalu dipastikan mengganggu flora dan fauna disana. Titik api pertama kali terpantau di wilayah Dusun Malang, Wonolelo, Sawangan, Kabupaten Magelang pada Rabu (11/9) malam.

Api dengan cepat membesar dan merembet ke wilayah lain hingga Boyolali dan Kabupaten Semarang. Hingga kini, kebakaran di Gunung Merbabu telah menghanguskan sedikitnya 436 hektare dari total wilayah Taman Nasional seluas 5.800-an hektare.

Mulai dari zona tradisional yang berbatasan dengan kawasan desa, zona rehabilitasi, zona rimba dan zona inti. “Luas Taman Nasional Gunung Merbabu itu 5.800-an hektare, yang terbakar 400-an hektare.”

Di zona inti, yang berada di paling atas atau kawasan puncak, selain sabana termasuk tanaman bunga edelweis yang dilindungi juga ikut terbakar. Kebakaran juga mengakibatkan sejumlah CCTV maupun kamera trap tak bisa diakses. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here