Selter Manahan Rawan Pencuri, Perlengkapan Pedagang Digondol Maling

0
15
shelter-manahan-solo
SEHLTER MANAHAN : Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan melakukan penataan ulang selter Manahan yang ada di jalan KS Tubun dan Menteri Supeno. (suaramerdekasolo.com/Yoma Times)
SOLO,suaramerdekasolo.com –  Kenyamanan para pedagang yang berjualan di selter Manahan sedikit terusik dengan keberadaan pencuri. Sejumlah pedagang mengaku kehilangan perlengkapan jualan mereka. Dan yang terakhir dialami oleh salah seorang pedagang jus, Sri Purwani (40). 
 
Sri menjadi korban pencurian yang terjadi pada Selasa (17/9) lalu. Dia harus kehilangan tabung gas elpiji tiga kilogram. Awalnya tabung gas melon itu ia simpan di dalam kotak penyimpanan yang dimilikinya. 
 
“Biasanya juga aman, tetapi kemarin pas saya mau menggunakannya saya kaget tabung gas saya sudah tidak ada di tempat. Memang, sebelumnya sudah ramai yang membicarakan soal pencuri yang menyasar Selter. Tapi saya juga tidak mengira, kalau saya juga menjadi korban,” ungkap Sri, Rabu (18/9). 
 
Sri memperkirakan pencurian terjadi sebelum subuh atau sekitar pukul 04.00 WIB. Karena di waktu itu, kondisi selter memang sangat sepi dan hampir belum ada pedagang yang beraktifitas.
 
“Ya sekitar pukul 04.00 WIB lah, saya pikir dengan kejadian ini perlu ada penjagaan. Sehingga, keberadaan perlengkapan pedagang aman dan tidak ada pencuri. Dengan adanya pencuri ini, jelas mengurangi kenyamanan dan menjadi waswas,” kata Sri. 
 
Hal yang sama dialami oleh pedagang lainnya, Widagdo (39). Pedagang kuliner ini mengaku kehilangan sejumlah perlengkapan memasaknya. Seperti panci, wajan dan juga perlengkapan lainnya. 
 
“Pencurian ini terjadi pada Senin (16/9) lalu, saya kehilangan sejumlah perabot memasak. Ada panci, wajan dan hilang. Saya tidak mengira kalau ada pencurian, saya cuma kaget saat melihat kondisi dapur di selter sudah berantakan. Setelah saya cek ternyata sejumlah perabotan sudah hilang,” ucapnya. 
 
Menanggapi kejadian ini, Kepala Bidang PKL Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Didik Anggono menyampaikan, selama ini pihaknya juga sudah melakukan pengawasan di seluruh selter yang ada. Termasuk juga di selter Manahan. Tetapi, untuk keamanan memang harus melibatkan para pedagang. 
 
“Patroli saja sepertinya tidak cukup, jadi pedagang juga kalau menyimpan barang-barangnya harus berhati-hati dan ditempatkan di tempat yang aman. Selain itu, sepertinya perlu adanya PAM Swakarsa dari para pedagang. Jadi pedagang melakukan pengamanan secara rutin,” katanya. (Ari Purnomo Apl)
 
Editor : Budi Sarmun 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here