10 Tips Bagaimana Cara Menghadapi Bencana Asap Kebakaran Hutan dan Lahan

0
59
bahaya-asap-akibat-kebakaran-hutan-lahan
FOTO ILUSTRASI

 

JAKARTA,suaramerdekasolo.com -Badan antariksa Amerika Serikat atau NASA baru saja merilis foto-foto kebakaran hutan di Indonesia. Foto yang dirilis di laman resmi badan tersebut menunjukkan mengerikannya bencana kebakaran hutan di Pulau Sumatera dan Kalimantan

Dikutip dari detik.com foto-foto satelit dari NASA dipajang di situs resmi NASA Earth Observatory.

Seperti diketahui hutan kondisi kering di sebagian besar pulau Sumatra dan Kalimantan meningkatkan potensi kebakaran hutan dianjurkan tetap waspada dan selalu memantau peringatan kebakaran serta mengambil tindakan untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari asap.

Ketika kebakaran hutan terjadi baik di daerah Anda maupun diluar daerah, mereka menghasilkan asap yang dapat mencapai pemukiman Anda dengan cepat.

Asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan adalah campuran gas dan partikel halus dari pembakaran pohon dan bahan tanaman lainnya.

Asap ini dapat menyakiti mata Anda, mengganggu sistem pernapasan Anda, dan memperburuk penyakit jantung kronis dan paru.

Siapa yang paling berisiko dari asap kebakaran? Orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau paru, seperti penyakit jantung, penyakit paru, atau asma, beresiko lebih tinggi dari bahaya asap.

Orang tua dengan penyakit jantung dan paru menjadi sosok pertama yang harus diberi pertolongan dari paparan asap kebakaran hutan. Selain orang tua, Anak kecil juga mempunyai kemungkinan besar terpapar penyakit yang disebabkan oleh asap kebakaran hutan.

Bahaya Kabut Asap

Hal ini dikarenakan saluran pernapasan anak masih berkembang dan mereka lebih banyak bernapas dibandingkan orang yang lebih tua. Selain itu juga aktifitas anak lebih sering menghabiskan banyak waktu di luar rumah.

Ambil langkah pencegahan untuk mengurangi risiko dari asap kebakaran hutan Selalu siap untuk kondisi kebakaran hutan.Terumata untuk anda yang bermukin dekat dengan hutan gambut baik di sumatra maupun kalimantan selalu periksa laporan kualitas udara lokal.

bakar-kalsel
TANGGULANGI- Petugas Polda Kalsel menanggulangi Karhutla di Kalimantan Selatan, Selasa (17/9) petang. (suaramerdekasolo.com/dokumentasi)

Berikut ini tips-tips langkah yang bisa anda ambil guna menanggulangi bencana kabut asap

1. Pantau selalu peringatan berita atau kesehatan tentang asap. Cari tahu apakah wilayah Anda menyediakan laporan tentang indeks kualitas udara atau periksa laporan tentang kebakaran hutan di media massa.

-2. Normalnya adalah daerah dengan tingkat kebakaran hutan yang tinggi dan tiap tahun selalu menghasilkan asap mereka mempunyai alat monitor kualitas udara.

3. Pemerintah daerah sudah seharusnya mengalokasikan dana untuk memonitor kualitas udara wilayahnya karena kejadian asap kebakaran hutan selalu terjadi rutin tiap tahun.Dengan alat monitor pemda setempat dapat memberikan peringatan dini kewarganya akan bahaya asap kebakaran hutan.

4. Jika wilayah anda tertutup asap kebakaran hutan hal terpenting yang harus dilakukan adalah jaga udara dalam ruangan tetap bersih tutup semua jendela dan pintu rumah anda.

5. Jika memungkinkan mempunyai AC, jalankan AC agar udara ruangan tetap terjaga bersih.

6. Bila rumah anda tidak mempunyai AC segara pindah ke tempat penampungan yang telah disediakan oleh pemerintah setempat. Pelajari lebih lanjut tentang melindungi diri sendiri dan keluarga Anda dari bahaya asap selama kebakaran.

7. Hindari kegiatan yang meningkatkan polusi dalam ruangan. Pembakaran lilin, merokok, atau menyalakan kompor dapat meningkatkan polusi dalam ruangan.

8. Mencegah lebih baik dari memadamkan, masyarakat harus senantiasa di edukasi tentang bahaya asap dari kebakaran hutan serta melindungi hutan dari kebakaran. Masyarakat harus diajak berpartisipasi agar jangan sembarang membakar sampah terutama yang tinggal dekat dengan hutan saat musim kemarau.

9. Ikuti selalu saran dari dokter Anda atau petugas layanan kesehatan lainnya tentang cara menghadapi asap dari kebakaran hutan bagi pernapasan Anda.Terutama jika Anda memiliki asma atau penyakit paru lainnya. Pertimbangkan evakuasi jika Anda mengalami kesulitan bernapas.
Hubungi dokter Anda untuk saran jika gejala Anda memburuk.

10. Jangan gunakan masker debu untuk perlindungan, karena bahan dari masker debu umumnya yang dibeli di toko dirancang untuk tidak menghadapi asap kebakaran. Masker ini tidak akan melindungi paru dari partikel kecil yang ditemukan di asap kebakaran hutan. Belilah masker khusus untuk asap seperti yang dipunyai pemadam kebakaran. (*)

Editor : Budi Sarmun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here