Peluang Gibran Maju Piwakot Solo Dari PDIP Tertutup

0
gibran-mendaftar-pdip-IMG-20190923-WA0019
TANYA PENDAFTARAN : Gibran Rakabuming Raka mendatangi kantor DPC PDIP Surakarta menanyakan pendaftaran balon cawawali,Senin (23/9). (suaramered

*Rudy Antar Sendiri Surat Pendaftaran Purnomo-Teguh ke DPP

SOLO,suaramerdekasolo.com – Meski Gibran Rakabuming Raka resmi mengambil kartu tanda anggota (KTA) PDIP dan mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wali kota ke kantor partai itu, (23/9) siang WIB. Namun kenyataanya peluangnya untuk maju dalam pilwakot Solo 2020 tertutup rapat.

Selain waktu pengembalian formulir penugasan bakal calon wali kota/wakil wali kota (balon wali/wawali) sudah secara resmi ditutup, pasca pengembalian formulir Achmad Purnomo – Teguh Prakosa (purnomo-Teguh). Nama putra sulung Presiden Joko Widodo itu juga bukan salah satu nama yang diaspirasikan PAC-PAC Kota Solo dalam masa perekrutan dan penjaringan cawali-cawawali dari PDIP Surakarta.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Ketua DPC PDIP Surakarta Fx Hadi ”Rudy” Rudyatmo yang dikonfirmasi wartawan terkait adanya tokoh di luar Purnomo-Teguh yang mengembalikan formulir ke DPC PDIP, termasuk nama Gibran

Rudy menegaskan, pintu pengembalian formulir penugasan kader yang akan maju dalam pilwakot Solo sudah tertutup. Nama Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa akan disiapkan untuk didaftarkan ke DPP PDIP di Jakarta.

“Saya sendiri yang akan mengantarkanya ke Jakarta (DPP PDIP-red),” tegas Rudy saat ditemui wartawan di gedung DPRD Solo.

Dikatakannya, pada pasal 9, 10, 11 Peraturan DPP PDI Perjuangan 24 tahun 2017 tentang Rekrutmen dan Seleksi Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDIP disebutkan, perolehan suara PDIP di legislatif yang mencapai lebih dari 25 persen, DPC PDIP menggunakan mekanisme seleksi tertutup.

Ikuti Arahan

Hal lain yang dijelaskan dalam aturan itu adalah syarat-syarat pasangan balon wali kota/wakil wali kota yang diajukan ke DPP untuk dimintakan rekomendasi adalah berpasangan, merupakan aspirasi dari PAC-PAC dan mendapatkan surat keterangan penugasan dari DPC PDIP Surakarta.
“Nah, satu pasangan yang memenuhi syarat itu adalah Purnomo-Teguh, bagi yang lain ya sudah tertutup,” tegas Rudy.
Sementara itu, Gibran saat diwawancari wartawan usai mendatangi kantor DPC PDIP mengatakan, maksud kedatangannya ke DPC PDIP adalah menyerahkan formulir sekaligus mengambil KTA PDIP. Gibran mengaku mengikuti arahan dan tegak lurus pada semua keputusan partai terkait keputusan gol tidaknya dia maju pilwakot Solo mendatang.
“Jadi insyaaAllah hari ini saya juga menjadi bagian dari keluarga besar PDIP. Yang jelas saya mengikuti arahan dan keputusan dari partai,” katanya. (Budi Santoso)

Tinggalkan Pesan