Pilwakot Solo 2020 : PKS Wait And See, PAN Penjaringan Mandiri

pilkada-wonogiri-2020
FOTO ILUSTRASI

SOLO,suaramerdekasolo.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pemilik kursi terbesar kedua DPRD, dan Partai Amanat Nasional (PAN) pemilik kursi terbesar ketiga memilih menunggu hingga waktu yang tepat guna memunculkan bakal calon wali kota wakil wali kota (balon wali-wawali) yang dijukan dalam pilwakot 2020.

Demikian pula dengan Partai Golkar urutan ketiga dan urutan keempat yakni Partai Gerindra, juga menyampaikan hal yang tidak jauh berbeda.

Ketua DPD PKS Ghofar Ismail saat ditemui di gedung DPRD Solo mengatakan, partainya masih menunggu hasil tim khusus yang ditugaskan dalam proses komunikasi antar partai dan penjaringan bakal calon pemimpin Solo ini.

“Pengurus partai sudah ditugasi dalam rangkaian menyambut pilwakot mendatang. Saya ditugasi melobi pimpinan partai, sementara ada pula pengurus lain melakukan penjaring. Saat ini masih dalam proses menuju ke sana (penentuan balon wali kota-wakil wali kota-red),” katanya kepada wartawan.

Ghofar memastikan paling cepat akhir 2019 ini partainya akan memiliki pandangan yang tepat siapa yang mesti diajukan dalam perhelatan pesta demokrasi lima tahunan di Solo.

“Desember (2019) atau Januari (2020) lah nanti akan kelihatan dan pasti diumumkan. Saat ini wait and see¬†dulu” katanya.

Sementara Ketua DPD PAN Surakarta Achmad Sapari mengungkapkan, partainya belum akan melakukan rembugan atau sampai berkoalisi dengan partai lain dalam menjemput pilwakot Solo. “Kami masih mandiri dulu,” katanya.

Saat ini PAN juga masih konsentrasi dalam proses penjaringan-penjaringan termasuk melihat konstelasi poltik Kota Bengawan dalam beberapa bulan ini.

Konsentrasi Partai

Adapun Ketua DPC Partai Gerindra Ardianto Kuswinarno mengungkapkan, sejumah pengusaha, tokoh masyarakat, dan politikus sudah mendekati partainya untuk jalan bareng dalam pilwakot nanti. Namun pihaknya belum bisa menindaklanjuti dengan serius sebab saat ini masih fokus dalam penyusunan alat kelengkapan dan komisi-komisi di DPRD.

“Nanti sajalah pas mendekati proses pendaftaran saja, tapi kalau tokoh-tokoh yang mendatangi Gerindra Solo memang ada,” katanya.

Terpisah, Sekretaris DPD Partai Golkar Bandung Joko Suryono mengaku partainya tidak bisa mengusulkan pasangan calon sendiri dalam pilwakot mendatang. Oleh karena itu, partainya masih melakukan lobi-lobi, apakah mengusung calon sendiri atau tidak.

“Ya kami melihat kondisi riil partai kami sendiri, karena tidak bisa mencalonkan sendiri, kami sebisa mungkin mengajukan nama calon saja, dan bisa jadi membentuk koalisi untuk mengusung calon sendiri. Tapi ini semua masih perlu pembahasan di tingkat internal partai,” imbuhnya. (Budi Santoso)

Editor : Nindya Achmadi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here