Satu Rumah Ludes Terbakar, Sabtu Malam

0
kebakaran-rumah
KEBAKARAN – Rumah warga kebakaran di Karanganyar Sabtu petang.

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Rumah Budi Kurniawan, warga Jl Badak Karanganyar ludes dilalap si jago merah. Sabtu petang sekitar pukul 17.15 sore WIB. Beruntung hanya rumah seisinya yang ludes, karena saat itu rumah ditinggal dalam keadaan kosong.

Suharyadi (29) warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu mengatakan, kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik. Kepulan asap tebal tiba-tiba diketahui muncul di bagian atap rumah sore itu, disusul dengan letupan kobaran api di sela-sela asap.

Warga sekitar yang mengetahui geger.  Apalagi tetangga tahu rumah itu sedang tidak berpenghuni karena tahu kepergian empunya rumah sekeluarga. Mereka kemudian tergerak memadamkan api secara manual sebisanya, dan sebagian lagi menghubungi pemadam kebakaran yang tidak terlalu jauh dari kompleks.

Api dengan cepat membakar plafon rumah dan bagian atas bangunan, sehingga bangunan ludes. Mobil pemadam yang datang beberapa menit kemudian hanya bisa melokalisasi agar api tidak merembet ke rumah warga lainnya, apalagi rumah satu sama lain berhimpitan dan sangat dekat.

Dengan cepat petugas juga memutus aliran listrik untuk menghindari sesuatu. Dua buah unit mobil damkar yang dikerahkan baru bisa memadamkan api sekitar 45 menit kemudian, namun rumah seisinya terlanjur ludes tak bersisa, hanya rangka tembok saja.

Kemarau Ekstrem

Kepala Satpol PP Kurniadi Maulato yang dihubungi membenarkan kejadian itu, dan sementara dugaannya karena arus pendek listrik. Namun detail penyebabnya menunggu penyelidikan petugas yang sedang bekerja.

‘’Saya hanya bisa mengulang lagi imbauan, karena kemarau yang ekstrim dan diprediksi sampai Nopember mendatang, keadaan betul-betul kering. Karena itu jangan sembarangan membuat api, bakar sampah tanpa dikontrol buang puntung rokok menyala, termasuk cek arus listrik di rumah-rumah,’’ kata dia.

Sebab intensitas kebakaran yang ditangani petugas sangat tinggi, rata-rata bisa sehari dua kali  kejadian. Petugas damkar dan Satpol PP serta BPBD disiagakan terus selama 24 jam yang dibagi tiga sift, kadang belum sempat berganti sudah bertugas lagi karena sehari pernah empat kali kebakaran.

Karena itu dia minta betul untuk berhati-hati dan waspada.  Dia menambahkan, kerugian rumah yang ludes itu ratusan juta rupiah nilainya.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan