Stikes Muhammadiyah Klaten Lepas 310 Wisudawan

Stikes-Muhammadiyah-Klaten
KERJA SAMA : Stikes Muhammadiyah Klaten menandatangai kerja sama dengan Arellano University Philippines di Klaten, 26 September 2019.(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)


*Tingkatkan SDM dengan Dirikan RS PKU Prambanan


SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Klaten menggelar upacara wisuda dan pengambilan sumpah profesi di Gedung Al Mabrur Kompleks RSI Klaten, Rabu (2/10).

Total ada 310 wisudawan dan wisudawati dari Program Studi DIII Farmasi, DIII Kebidanan, DIII Keperawatan, S1 Ilmu Keperawatan dan Program Profesi Ners. Dari jumlah itu, 18 orang lulus dengan predikat sebagai Lulusan Terbaik.

‘’Upacara wisuda dan pengambilan sumpah profesi Ners merupakan momentum penting dalam kehidupan akademik di Stikes Muhammadiyah Klaten. Kami kembali meluluskan SDM dan kader Muhammadiyah di bidang kesehatan khususnya profesi perawat, bidan dan farmasi yang profesional, berkualitas, handal dan bermartabat’’ kata Ketua Stikes Sri Sat Titi Hamranani, S.Kep., Ns., M. Kep.

Stikes Muhammadiyah Klaten sebagai salah satu Amal Usaha Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Klaten, terdiri dari 5 program studi dan 100 persen terakreditasi ‘’B’’ oleh LAMPTKes. Begitu juga akreditasi institusi oleh BAN PT mendapatkan peringkat ‘’B’’.

‘’Stikes berupaya meningkatkan mutu lulusan dengan mengembangkan SDM dan laboratorium terpadu untuk keperawatan, farmasi maupun kebidanan, serta peningkatan kualitas laboratorium komputer perpustakaan, peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dan implementasi penjaminan mutu, serta pengembangan unit usaha,’’ tegas Sri Sat Titi Hamranani.

RS Rujukan

Pengembangan SDM yang dilakukan dengan studi lanjut dan peningkatan jabatan fungsional dosen. Jumlah dosen dengan pendidikan S2 sebanyak 90,5persen, S3 2,4 persen dan sedang studi lanjut S3 sebanyak 7,1 persen.

Saat ini, sedang didirikan Rumah Sakit PKU Prambanan di daerah Pambanan untuk pengembangan unit usaha Stikes Muhammadiyah Klaten, serta untuk peningkatan ketrampilan mahasiswa atau dosen di Rumah Sakit.

‘’Dengan adanya RS, diharapkan ke depan Stikes akan menjadi suatu Universitas atau Institut. RS tersebut diharapkan akan menjadi RS rujukan untuk peningkatan ketrampilan kegawatdaruratan,’’ tegas Sri Sat Titi Hamranani.

Kepada seluruh alumni Stikes Muhammadiyah Klaten hendaknya selalu menjaga nama baik almamater, menunjukkan kinerja, berdedikasi tinggi dan profesional di tempat kerja, serta menjalin komunikasi dengan almamater melalui ILUNI.

Alumni memegang peranan penting dalam program kegiatan pengembangan kampus, menyebarluaskan dan memajukan almamater, sebagai kader Muhammadiyah di bidang kesehatan .

Wisuda dihadiri orang tua, Ketua Majlis Dikti PP Muhammadiyah, Koordinator Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Jateng, Bupati Klaten, Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Ketua PWM Jateng, PDM dan PDA Klaten, Ketua PPNI, IBI dan PAFI Jateng dan Klaten.

Hadir pula, Direktur RS, Badan Pembina Harian Stikes Muhammadiyah Klaten, perwakilan Apotek, Puskesmas dan RS serta rekanan Stikes Muhammadiyah Klaten dan tamu undangan. Dia berterima kasih kepada orang tua yang telah menitipkan anaknya menempuh pendidikan di Stikes Muhammadiyah Klaten agar menjadi tenaga kesehatan yang handal.(Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here