Pasca-Kerusuhan Tiga Perantau Asal Karanganyar Pulang dari Wamena

0
perantau-wamena-pulang-kampung
DIJEMPUT : Tiga perantau asal Karanganyar yang pulang dari Wamena pascaterjadinya kerusuhan, dijemput tim dari Dinsos Karanganyar di Solo, Jumat (4/10) pagi. (suaramerdekasolo.com/dok)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com. Tiga warga Karanganyar yang merantau ke Wamena, Papua, kembali pulang ke kampung halaman pascaterjadinya kerusuhan, beberapa waktu lalu.

Tiga orang itu adalah Parman dan Iwan Rifai, warga RT 2 RW 4 Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, serta Cristian Budi PH, RT 1 RW 1 Desa Tegal Jaten, Kecamatan Jaten.

Mereka pulang dengan menumpang pesawat Hercules dan mendarat di Malang pada Kamis (3/10) sore. Setelah itu, ketiganya ikut rombongan asal Jateng yang dijemput tim dari Pemprov Jateng dan tiba di Solo pada Jumat (4/10) pagi.

Di Solo, ketiganya dijemput Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar Agus Heri Bindarto dan timnya, kemudian diantar ke rumahnya masing-masing. “Ketiganya dalam kondisi sehat, meski agak shock,” kata Agus.

Menurutnya, rumah Iwan di Wamena habis terbakar. Namun pria yang bekerja sebagai montir bengkel ini masih bisa menyelamatkan dokumen-dokumen penting dan dibawanya pulang.

“Parman bekerja sebagai tukang ojek, sementara Cristian adalah pegawai negeri di Dinas Pertanian Wamena. Tidak banyak barang yang mereka bawa, namun dokumen-dokumen bisa diselamatkan dan dibawa pulang,” jelas Agus.

Sejauh ini, baru tiga orang warga Karanganyar yang pulang dari Wamena, pascaterjadinya kerusuhan. Agus mengaku tidak tahu persis, berapa jumlah perantau asal Bumi Intanpari yang berada di Wamena.

“Kami sudah kontak dengan pengurus paguyuban warga Karanganyar di Wamena, untuk membantu mendata. Tapi berapa jumlah yang akan pulang, belum diketahui,” tuturnya.

Perantau Didata

Dinsos juga berkirim surat ke seluruh kecamatan di Karanganyar untuk mencari tahu jika ada warganya yang merantau ke Wamena.

“Tim lintas instansi dari Pemprov Jateng, akan berangkat ke Wamena untuk mendata warga asal Jateng dan akan dipulangkan ke kampung asalnya. Dari situ nanti juga akan diketahui, berapa orang yang berasal dari Karanganyar,” katanya.

Apakah mereka yang pulang dari Wamena akan mendapatkan santunan dari Pemkab Karanganyar? Agus mengatakan, pihaknya akan melihat perkembangan situasi.

“Jika memang membutuhkan, tidak menutup kemungkinan. Nanti dilihat. Kami siap menyalurkan, jika mereka memang membutuhkannya,” imbuhnya. (Irfan Salafudin)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan