Rawan Kecelakaan Jalan Ditaburi Kembang, Lokasi Laka Maut Depan Toko Elektronik Mataram

0
kecelakaan-delanggu
PASIR JALAN: Pasir dan lubang kontrol di tepi Jl Yogya-Solo, Kota Kecamatan Delanggu diduga menjadi penyebab kecelakaan.(suaramerdekasolo.com/Achmad H)

 

 

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Diduga jengkel sudah beberapa kali terjadi kecelakaan lalu-lintas, warga menaburkan bunga setaman di Jl Yogya-Solo, Dusun/ Desa Gatak, Kecamatan Delanggu. Aksi itu dilakukan setelah seorang pengendara sepeda motor meninggal terlindas truk.

” Sudah beberapa kali kejadian di lokasi yang sama,” kata Triyono, warga setempat, Senin (7/10)

. Menurutnya lokasi yang memakan korban jiwa hanya berjarak 30 meter dari traffic light simpang empat Pasar Delanggu. Meskipun dekat dengan lampu TL tetapi menjadi rawan sebab di sisi timur ada lubang kontrol jaringan air atau kabel yang dibangun dengan semen dan menyembul dari aspal jalan.

Selain itu di lokasi tepi jalan banyak pasir. Dampaknya apabila ada pengendara sepeda motor terlalu ke kiri rawan terpeleset dan terjatuh ke aspal. Warga sekitar beberapa kali menolong korban di lokasi. Namun yang paling tragis terjadi Minggu (6/10) malam. Seorang wanita pengendara sepeda motor meninggal setelah terlindas truk di lokasi.

Baca : Pemkab Karanganyar Kalah Dalam Gugatan Transparansi Dana Desa

Keterangan yang dikumpulkan di lokasi kejadian menyebutkan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.00. Korban, Narima Nur Fajar (24) warga Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali melaju dari arah Solo. Sesampai di lokasi, korban hendak mendahului truk tronton Mitshubishi nomor polisi N-9730-UR bermuatan asbes yang sedang berhenti menunggu lampu menyala hijau.

Banting Kiri

Sepeda motor Honda Beat nomor polisi AD-6596-YW dibanting ke kiri. Nahasnya di sisi kiri ada pasir sehingga sepeda motor terpeleset dan oleng. Sepeda motor ambruk dan korban terbanting ke kanan. Bersamaan itu, truk mulai berjalan sebab lampu sudah hijau.

Akibatnya korban terlindas ban truk sisi kiri dan mengalami luka berat langsung meninggal di lokasi. Warga langsung meghentikan truk yang dikemudikan Slamet (52) warga Desa Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Anggota Satlantas Polres Klaten yang mengetahui ada kejadian itu langsung mengevakuasi korban ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro dan kendaraan yang terlibat dibawa ke Polres.

Baca : Musim Hujan Di Wonogiri Diperkirakan Mulai Awal November

Kasat Lantas Polres Klaten AKP Bobby A Rahman melalui Kanit Laka Ipda Panut Haryono mengatakan dengan kejadian itu, pihaknya akan mengkaji penyebab terjadinya kecelakaan. Usai kejadian, Senin (7/10) warga menaburkan bunga seteman di lokasi. Meskipun ditaburi bunga, pasir yang digunakan menutup lokasi masih berbau anyir darah.

Sukowati, warga yang melintas mengatakan bunga ditebar di lokasi oleh warga sekitar mungkin karena tidak tahan aroma anyir yang tersisa di lokasi. Direktur PDAM Tirta Merapi Klaten, Irawan Margono menegaskan lubang kontrol (manhole) di lokasi bukan milik PDAM. PDAM tidak memiliki lubang kontrol di jalan tersebut. (Achmad H)

Baca : Sore Ini, Karanganyar Mulai Turun Hujan. Kemarin Sebagian Wilayah Boyolali Hujan Deras

Editor : Budi Sarmun 

 

Tinggalkan Pesan