Enam Posko Dibentuk UntUk Mencegah Karhutla Gunung Lawu

0
14
gunung-lawu
FOTO/beritasatu.com

KARANGANYAR suaramerdekasolo.com– Enam posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disiapkan, di pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu. Hal itu dilakukan, menyusul terjadinya kebakaran di beberapa titik lereng gunung, beberapa waktu lalu. 

Pembentukan enam posko tersebut disepakati, dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Mapolres Karanganyar, Rabu (9/10). Ikut hadir dalam rapat tersebut, perwakilan relawan kebencanaan di lingkungan Gunung Lawu, serta perwakilan instansi terkait.

Enam posko tersebut adalah Posko Cemoro Kandang (Tawangmangu), Posko Candi Sukuh dan Tambak (Ngargoyoso), Posko Candi Cetho dan Anggrasmanis (Jenawi), serta Posko Pengkok (Jatiyoso).

“Selain itu, juga dibentuk tim terpadu untuk membantu pencegahan kebakaran. Tim akan menyosialisasikan ke masyarakat, hal-hal yang berpotensi menyebabkan karhutla,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi, yang memimpin rapat.

 
Dikatakannya, salah satu penyebab kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu adalah adanya aktivitas pembuatan arang yang dilakukan warga sekitar. Hal itu diketahui, saat tim terpadu melakukan pengecekan ke titik kebakaran di sekitar pos 2 jalur pendakian Cemoro Kandang.

“Kami temukan beberapa jogangan tanah, yang dipakai untuk membuat arang. Pembuat arang pergi, setelah membakar kayu untuk arang. Itu bisa membahayakan, karena api bisa merembet ke lahan terdekat,” jelasnya.

Disadari, membuat arang menjadi mata pencaharian sebagian warga. Namun jika dibiarkan, hal itu membahayakan kelestarian hutan. “Karena itu, perlu dicari solusi bersama, agar ke depan tidak ada aktivitas pembuatan arang lagi. Pembuat arang diarahkan untuk menekuni pekerjaan lain,” ujarnya. (Irfan Salafudin) 
 
 
Editor : Budi Sarmun 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here