Pemulung Ikut Bertanggungjawab, Tiga Bulan Lebih Kebakaran TPA Belum Padam

0
24
tpa-putri-cempo-terbakar
SAMPAH TERBAKAR: Petugas melakukan pemadaman sampah di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, Senin(29/7). (suaramerdekasolo.com/Ari Purnomo APL)
SOLO,suaramerdekasolo.com – Kebakaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Solo sudah berlalu lebih dar tiga bulan. Meski upaya pemadaman terus dilakukan, sampai saat ini kebakaran di sejumlah titik masih terjadi. Tidak hanya di blok barat, kebakaran juga melanda di gunungan sampah yang ada di blok timur. 
 
Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyampaikan, sebenarnya kebakaran yang terjadi sudah berhasil dipadamkan beberapa waktu lalu. Akan tetapi, api kembali muncul ketika ada aktivitas pemulung yang nekat mengais sampah di sekitar titik api. Saat sampah dikais, otomatis titik api akan terbuka dan saat tertiup angin maka api bisa kembali berkobar. 
 
“Sebenarnya dulu sudah padam, tapi karena ada aktivitas warga atau pemulung yang ngeker-eker (mengais) sampah, jadinya api kembali muncul. Dan ini sudah di sisi barat dan timur,” kata Rudy, Rabu (9/10).
 
Rudy menambahkan, saat ini upaya pemadaman dengan penyemprotan terus dilakukan. Diharapkan, dengan upaya ini setidaknya bisa melokalisir titik api sehingga tidak semakin membesar atau merembet ke lokasi lain. 
 
“Para pemulung juga ikut menjaga sampah agar tidak terbakar. Kalau ada yang terbakar bisa langsung dipadamkan,” katanya. 
 
Ikut Bertanggungjawab 
 
Rudy menambahkan, saat ini Pemkot Surakarta juga sudah mendirikan posko kesehatan di wilayah Jatirejo, Mojosongo. Posko ini untuk melayani warga Solo yang terdampak kebakaran sampah TPA Putri Cempo. Dengan adanya pemeriksaan ini diharapkan bisa mengantisipasi warga yang terdampak asap kebakaran agar tidak sakit. 
 
“Tadi juga sudah dilakukan pendirian posko untuk pemeriksaan bagi warga yang terdampak. Terutama warga yang ada di wilayah Solo. Tapi kalau warga yang luar Solo ingin periksa juga akan dilayani,” katanya. 
 
Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta kepada Pemkot Surakarta untuk segera menangani kebakaran sampah ini. Tidak hanya itu, Ganjar juga mengimbau kepada pemulung agar ikut bertanggung jawab dalam menjaga sampah di TPA agar tidak terbakar. (Ari Purnomo Apl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here