Duh ! Arena Kuliner di Jl Bali Bongkar-Pasang, Bekas Lapak Disulap Taman

0
42
pkl-jl-bali-klaten
TAMAN JALAN: Tepi Jl Bali mulai digarap untuk diubah jadi taman kota dan arena kuliner. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)


KLATEN,suaramerdekasolo.com – Pemkab Klaten bersiap merealiasikan ruas Jl Bali sebagai arena kuliner tahun ini. Arena kuliner itu akan dioperasikan dengan sistem bongkar-pasang dan bukan permanen.

” Jadi nantinya pedagang bongkar dan pasang lapak,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Pemkab Klaten, Bambang Sigit Sinugroho, Jumat (11/10).

Menurut Bambang Sigit, ruas jalan tersebut nantinya akan digunakan setengah untuk lapak dan setengah untuk kegiatan lain. PKL diberi waktu sore sampai pagi hari untuk berdagang dan setelah itu lokasi harus bersih untuk difungsikan sebagai jalan kembali. Bekas lapak pedagang kaki lima di sepanjang jalan itu diubah menjadi taman.

Di taman itu nantinya akan diberi fasilitas penunjang seperti kursi-kursi untuk duduk masyarakat. Penggunaan jalan tersebut sebagai arena kuliner dan di tepinya sebagai taman tidak akan merusak taman. Sebab saat arena kuliner dibuka jalan tersebut akan digunakan untuk berjualan. Pedagang dan pembelinya akan menggunakan ruas jalan.

Baca : Pembebasan Lahan Selesai, Sragen Punya Dua Pintu Tol

Pelaksana proyek CV Wirabumi, Warsono mengatakan yang dibangun taman hanya di sisi kiri atau bekas lapak pedagang buah. Untuk yang sisi kanan tidak ada kegiatan pembangunan taman.

” Nantinya taman untuk bersantai masyarakat,” katanya. Nilai kontrak pekerjaan pembuatan taman itu menurutnya hanya Rp 274 juta dengan panjang sekitar 50 meter.

Target pekerjaan, terang Warsono, akan selesai selama tiga bulan. Namun dia optimistis sebelum habis masa pekerjaan sudah akan selesai. Selain dibangun taman, di tepi jalan akan dipasang kursi seperti di taman depan Pemkab Klaten. Di sisi kanan jalan menurut informasi akan tetap sebagai trotoar guna berjalan kaki masyarakat. Selain di Jl Bali, Pemkab Klaten bersiap merelokasi pedagang di Jl Irian. Anggaran diusulkan di APBD Perubahan sebesar Rp 500 juta.

Salah seorang pedagang Jl Bali, Kardi mengatakan jumlah pedagang sekitar 80 tetapi bangunan yang tersedia baru sekitar 40 unit. Kekurangan akan dibangunkan tahun ini. (Achmad H)

Baca : Hendak ke Masjid, Agus Tewas Tertimpa Tembok Roboh

Editor : Budi Sarmun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here