Laka Maut 2 Hari Berurutan Di Karanganyar, 3 Orang Tewas

0
32
ilustrasi-kecelakaan-wonogiri
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Laka maut terjadi di Karanganyar selama dua hari berturut-turut, Kamis (10/10) dan Jumat (11/10). Akibat dua peristiwa tersebut, tiga orang meninggal dunia karena luka-luka yang dialaminya.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan pada Jumat (11/10) terjadi di Jalan Raya Solo-Tawangmangu, di wilayah Dusun Ngiri, Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan, pukul 03.30 WIB dinihari.

Sepeda motor Yamaha Jupiter MX AD 6349 XP yang ditunggangi Sri Mulyono (48), warga Dusun Nglano Kulon RT 5 RW 1 Desa Pandeyan, Kecamatan Tasikmadu, bertabrakan dengan truk Mitsubishi AD 1531 MP yang dikemudikan Sarwono (52), warga Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso.

Kronologisnya, Sri Mulyono melaju dari arah timur (Tawangmangu) menuju ke barat (arah ke Karanganyar) dan berniat mendahului kendaraan di depannya. Saat menyalip, dari arah berlawanan meluncur truk yang dikemudikan Sarwono. Tabrakan pun tak terhindarkan.

“Kerasnya benturan, membuat sepeda motor rusak parah. Pengendara sepeda motor meninggal di lokasi peristiwa karena luka parah di bagian kepala,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Karanganyar Iptu Sutarno.

Tabrak Truk

Sementara itu, kecelakaan yang terjadi pada Kamis (10/10) dinihari, menyebabkan dua orang meninggal dunia. Peristiwanya terjadi di Jalan Raya Solo-Tawangmangu, di depan kantor Kecamatan Jaten.

Dua korban tewas adalah Ihsan Nur Shodiq (20), warga Dusun Carat, Desa Brujul, Kecamatan Jaten dan Tiyo Pratama (22), warga Dusun/Desa Kebojongan, Kecamatan Comal, Pekalongan. Luka parah di bagian kepala menyebabkan keduanya meninggal di tempat kejadian.

Sedangkan satu orang hanya mengalami lecet di kaki, yakni Seto Anggiro (17), warga Dusun Gempol, Desa Suruhkalang, Kecamatan Jaten.

Kronologis kejadian, berawal saat ketiganya berboncengan naik Honda Scoopy AD 5900 NE, dengan Ihsan memegang kendali sepeda motor, melaju dari barat ke timur.
“Sesampainya di TKP, pengendara kehilangan keseimbangan dan berjalan terlalu ke kiri. Hingga kemudian menabrak trotoar dan pohon di depan kantor kecamatan,” jelas Kanit Laka. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here